LOMPATAN PRESTASI MENGUKIR SEJARAH ADALAH KENISCAYAAN*

بسم الله الرحمن الرحيم

الله أكبر (X9)

إِنَّ اْلحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شرَيِْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (آل عمران: 102)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً (الأحزاب:70)

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً (الأحزاب:71)

أَلاَ وَإِنَّ أَصْدَقَ اْلكَلاَمِ كَلاَمُ اللهِ تَعَالىَ وَخَيْرَ اْلهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فيِ النَارِ،

أما بعد :

Alhamdulillahirabbai-l-‘alamin, kita mampu menjalankan ibadah puasa dan ibadah lain di bulan Ramadhan satu bulan penuh, semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita dan melipatgandakan pahalanya sesuai apa yang telah Ia janjikan, yakni ketaqwaan dan ampunan!

  • يآيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون (:)
  • قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “من قام رمضان إيماناً و احتساباً غفر له ما تقدّم من ذنبه” (رواه البخاري)

Hari ini seluruh muslimin dan muslimat di segenap penjuru dunia merayakan hari kemenangan atas nafsunya, kemenangan dengan terbebasnya mereka dari segela dosa menuju ampunan Allah dan rahmatNya.  Tidak ada sudut dunia yang sepi dari takbir, tahmid, tasbih dan tahlil. Maka marilah kita nyatakan bahwa Pujian tidak pernah akan pupus dari jagat, sebab ketahuilah di Makkah al-Mukarramah, di sana Ka’bah berdiri kokoh dengan selalu diisi ketaatan tawafnya manusia, malaikat dan jin tanpa ada jeda waktu, ini menunjukkan betapa segala kesucian ini hanyalah milik Allah (Subhanallah). Bilakah kita mendapat penghormatan dan kemulian, tidak dan bukan ini semua adalah anugerah Allah Yang Maha Mulia (Alhamdulillah).  Tidak pantas kita menyerahkan diri kepada yang lemah sebab hanya Allah-lah Yang Maha Besar (Allahu Akbar).  Apa yang kita punya, apa yang kita upayakan hanyalah dalam rangka penegakan kalimah tauhid (la ilaha illallah).

Sidang Shalat ‘Idul Fitri yang berbahagia!

Hidup adalah ketentuan Allah, hidup ini tidak datang tiba-tiba, segalanya direncanakan dengan kesempurnaan, bahkan untuk menghadirkan nyamuk dan binatang lainpun Allah tidak main-main.

  •    {المؤمنون: 12-15}

12. Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. 13. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). 14. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. 15. Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.

Lihatlah bagaimana seriusnya Allah menghadirkan kita ke dunia ini dengan segenap tanggungjawab dan amanah (فتبارك أحسن الخالقين). 250 juta air cinta sang ayah dihantarkan Allah menuju rahim mulia sang ibu, dan hanya 1000 yang Allah ijinkan mencapainya, dan hanya 1 diantara 1000 yang Allah takdirkan bisa membuai sel telur dalam kandungan. Itulah kita! Maka hadirlah kita dari perjalanan dan persaingan panjang 250 juta calon makhluq, kita-lah yang terpilih! Allahu Akbar! Lihatlah! Bagaimana Qur’an menjadi bukti nyata kebenaran agama kita! Bagaimana mungkin Muhammad mengarang cerita proses penciptaan manusia yang begitu rumit, yang hanya bisa dibuktikan dengan teknologi di jaman ini? Allahu Akbar!

Dengan berbagai fakta di atas bagaimana mungkin kita hanya mengisi kehidupan ini dengan permainan dan kesia-siaan, sebab setiap tarikan nafas harus kita pertanggung jawabkan di hadapanNya. (ثم إنكم بعد ذلك لميتون)

 

DI DALAM HIDUP KITA DIUJI, Surga tidak gratis, surga harus dicapai, diupayakan! Perjuangan menggapai ridla Allah dan surgaNya di dunia ini harus melalui sekian banyak ujian dan perjuangan.

  •     {الملك: 2}

Bila diuji, jangan mengeluh! Bila diberi keberkahan jangan terlalu bangga dan berbesar hati, sebab semua itu dari Allah. Lihat dan tengoklah cacatan sejarah, tidak ada Nabi dan Rasul yang mudah menjalani hidup, semuanya berjuang, semuanya berkorban, berdarah-darah, bahkan nyawapun harus dipertaruhkan. Mana mungkin Allah menganugerahkan pertolongan dan janjiNya, bila berjuang-pun kita tidak pernah.  Mana ada kemenangan tanpa pertarungan. Mana mungkin kita disebut pahlawan, bila dalam hidup kita tidak pernah berkorban jiwa-raga. Jangan pernah sarungkan pedang di medan laga, bila pertempuran belum usai! Jangan pernah berhenti berbuat, berikhtiyar dan bermujahadah, bila ujian belum usai! Agama, negara dan bangsa ini membutuhkan manusia unggulan yang mau berjuang, bukan sekedar komentator yang duduk di siaran media massa dengan ide dan gagasan brilian yang berbusa-busa tapi tidak pernah berbuat nyata sama-sekali! Perbuatan yang diikhtiyarkan dengan penuh kesungguhan dan pengorbanan jauh lebih mulia dari pada sekedar kata-kata hebat tanpa bukti!

 

Allahu Akbar 3 X, sidang shalat ‘id yang berbahagia!

Dunia adalah alat perjuangan, dunia hanyalah jembatan perantara kehidupan dengan akhirat. Perjalanan kita belum usai, bahkan ini baru dimulai!  Jangan keliru, dengan menjadikan dunia sebagai akhir perjuangan!

  • {آل عمران: 185}
  •  {يونس: 25}
  •   {محمد: 12}

Dunia bukan akhir segalanya, sebab undangan yang Allah sebarkan kepada kita tidak beralamatkan di dunia, namun adanya di akhirat.

  • {الأعلى: 17}

 

TAQWA ADALAH JALAN MENUJU SUKSES, Dalam kehidupan takaran dan ukuran keberhasilan kita adalah takwa,

  • {الحجرات: 13}
  • {الدخان: 51-52}
  • {الحشر 20}

Predikat tertinggi sebagai prestasi hidup seseorang di hadapan Allah nanti adalah taqwa. Dengan sendirinya, tempat yang sangat mulia dan prestisius itu adalah surga yang abadi selama-lamanya. Taqwa bisa dicapai dengan iman, amal sholeh yakni kebajikan-kebajikan yang benar, berkwalitas dan masyru’ (sesuai aturan Allah dan tuntunan Rasulullah) dan serta ikhlas hanya karena Allah semata.

Mau-tidak mau, suka-tidak suka, setiap saat kita harus siap diuji, dicoba bahkan kadang ditegur Allah dengan keras.  Ini management Allah untuk mengetahui siapa yang terbaik, untuk memberikan strandar; siapa yang paling iman dan taqwa kepadaNya.  Ingatlah wahai saudaraku! Semua itu bukan kebencian Allah kepada kita, dengan himpitan hidup luar biasa, maka kita hanya akan bergantung kepada Allah.  Dengan ujian yang berat, maka kita akan berlari menuju dekapan Allah.  Betapa hebat dan khusu’nya kita disaat ujian menerpa, betapa akrabnya kita dengan Tuhan di saat lilitan kesulitan menyesakkan dada. Allah Tuhan saya, Tuhan Anda, Tuhan Kita bersama, Ia berkenan menghibur hati yang sedang lara:

1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

3. yang memberatkan punggungmu[1584]?

4. dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu[1585],

5. karena Sesungguhnya kesulitan itu pasti disertai kemudahan,

6. Sesungguhnya kesulitan itu pasti disertai kemudahan.

7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain[1586],

8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

  •  {البقرة: 168}

Jangan pernah pertaruhkan hidup hanya untuk dunia saja! RUGI BESAR! Sebab Allah telah menjatahnya bagi kita, kita tinggal menjemputnya, manakah jalan yang kita tempuh, halal ataukah haram?

  •   {هود: 3}
    {الشورى: 30}

Ukiran sejarah membuktikan sosok Muhammad SAW yang terlahir yatim-piatu di gurun pasir, jauh dari peradaban, muncul menjadi sosok istimewa sepanjang sejarah, sepanjang masa.  Tidakkah kita tergugah, para sahabat Rasul dan Khulafaurrasyidin yang gagah berani menyebarkan agama melintasi benua, samudera, bahkan musim yang sama sekali mereka asing dengannya! Lihat  bagaimana Abdurrahman Ad-Dakhil menaklukkan Eropa! Tidakkah kita percaya, bagaimana pertolongan Allah atas Shalahuddin Al-Ayubi yang merebut kembali kota suci Yerusalem dari cengkraman pasukan salib dengan cara yang sangat terhormat tanpa harus menjatuhkan martabat musuh dan lawannya. Di sana, di lembaran sejarah agama kita, di sana di lembaran sejarah perjuangan bangsa kita Indonesia! Allah memamerkan orang-orang yang telah mendapat nashrullah! Orang-orang taqwa, beriman yang tangguh dan teguh memperjuangkan prinsip!

LOMPATAN SEJARAH bukan tidak mungkin kita ukir bagi kebesaran Agama, bangsa dan negara! Memang, Allah tidak membutuhkan penolong untuk menancapkan keimanan pada hamba! Ketahuilah, bahwa kitalah yang membutuhkan Allah untuk mengagungkan dan mentahuidkanNya di atas segala-galanya! Tidak kepincutkah kita kepada janji Allah:

  • $pkr’¯»t z`Ï%©!$# (#þqãZtB#uä bÎ) (#rçÝÇZs? ©!$# öNä.÷ÝÇZt ôMÎm6s[ãur ö/ä3tB#yø%r& ÇÐÈ   {محمد: 7}
  • $¯RÎ) çÝÇZoYs9 $oYn=ßâ úïÏ%©!$#ur (#qãZtB#uä Îû Ío4quptø:$# $u÷R9$# tPöqtur ãPqà)t ß»ygô©F{$# ÇÎÊÈ   {المؤمن: 51}

BAGAIMANA JALAN MENGUKIR SEJARAH? Caranya dengan taqwa:

`tBur È,­Gt ©!$# @yèøgs ¼ã&©! %[`tøxC ÇËÈ   (التلق: 2)

Kalau kita ingin mendapatkan rizqi yang banyak, lancar, dan luas, serta berkah di sisi Allah, maka jadilah orang yang bertaqwa!

çmø%ãötur ô`ÏB ß]øym w Ü=Å¡tFøts 4 (التلق: 3) 

Demikian juga jika ingin segala urusan kita, baik urusan dunia-akherat, maka jalan satu-satunya adalah taqwa. Allah berfirman:

`tBur È,­Gt ©!$# @yèøgs ¼ã&©! ô`ÏB ¾ÍnÍöDr& #Zô£ç ÇÍÈ   (التلق: 4)

Jika kita ingin segala kejelekan kita ditutupi Allah dan pahala kita dilipat gandakan, maka tidak ada cara lain kecuali bertqwa. Allah berfirman:

`tBur È,­Gt ©!$# öÏeÿs3ã çm÷Ztã ¾ÏmÏ?$t«Íhy öNÏà÷èãur ÿ¼ã&s! #·ô_r& ÇÎÈ   (التلق: 5)

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Semua janji-janji yang disebutkan di atas merupakan kalimat (ketentuan) Allah, dan Allah sekali-kali tidak pernah mengubah janji-Nya. Dia juga tidak pernah mengingkarinya. Allah menegaskan:

y7¨RÎ) w ß#Î=øéB y$yèÎRùQ$# ÇÊÒÍÈ   (آل عمران: 194)

Masalahnya, apakah kita menyakini atau tidak? Mengingkari atau mengimaninya? Jika kita sudah yakin dan iman terhadap janji-janji itu, maka langkah kita selanjutnya adalah bagaimana kita meraih taqwa kemudian mempertahankannya.

 

            Langkah pertama adalah menjadikan peningkatan taqwa sebagai agenda utama kita. Tiada hari tanpa peningkatan taqwa. Setiap hari taqwa kita harus mengalami peningkatan yang signifikan;

$pkr’¯»t tûïÏ%©!$# (#qãYtB#uä (#qà)®?$# ©!$# ¨,ym ¾ÏmÏ?$s)è? wur ¨ûèòqèÿsC wÎ) NçFRr&ur tbqßJÎ=ó¡B ÇÊÉËÈ   (آل عمران: 102)

            Langkah kedua, kita harus istiqamah untuk menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Kita harus belajar taat dengan sepenuh iman dan keikhlasan. Dalam keadaan berat atau ringan, dalam keadaan suka atau terpaksa kita harus tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan, hukum, peraturan, dan syari’at Allah. Allah berfirman:

¬!ur ßàfó¡o `tB Îû ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur $YãöqsÛ $\döx.ur (الرعد: 15)

            Langkah ketiga adalah berbuat adil kepada manusia. Adil bisa berarti tidak berbuat dzalim kepada sesama. Adil juga bisa berarti berlaku seimbang dan proporsional, tidak diskriminatif. Adil juga berarti taat terhadap hukum dan berjalan di atas aturan yang disepakati, rule of law.

wr& (#qä9Ï÷ès? 4 (#qä9Ïôã$# uqèd Ü>tø%r& 3uqø)­G=Ï9 ( (المائدة: 8)

            Langkah keempat adalah menjaga akhlaqul karimah, di antaranya adalah menepati janji, berlapang dada dan mudah memaafkan orang lain. Allah berfirman:

4n?t/ ô`tB 4nû÷rr& ¾ÍnÏôgyèÎ/ 4s+¨?$#ur ¨bÎ*sù ©!$# =Åsã tûüÉ)­GßJø9$# ÇÐÏÈ   (آل عمران: 76)

Semoga Allah SWT membimbing kita mendapatkan ketaqwaan dan mampu mempertahankannya.

بارك الله لي و لكم في القرآن الكريم و نفعني و إياكم بما فيه من ذكر الحكيم و استغفروا الله لي و لكم و لسائر المسلمين و المسلمات و المؤمنين و المؤمنات الأحياء مهم و الأموات و استغرواه إنه هو الغفور الرحيم!

 

 

 

KHUTBAH KE DUA 

 

الله ُ أَكْبَرُ 7 x    الْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فيِ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوا إِيْمَانًا مَعَ إِيْمَانِهِمْ.  أَشْهَدُ أَنْ لاًَ إلهَ إِلاَّ اللهُ وَ أْشَهْدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ، لاَ نَبِيَ بعْدَهُ.   اللّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ سَلَّمَ وَ رَضِيَ اللهُ تعَاَلَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، و بَعْدَهُ.

Secara khusus saya nasehatkan kepada para muslimah untuk selalu menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT menghindarkan diri dari segala kejahatan, berusaha selalu menghindari dosa-dosa kecil, karena ia seringkali dilalaikan manusia. Sebagaimana sabda Nabi:

يَا عَائِشَةَ إِيَّاكَ وَ مُحَقَّرَاتِ الأَعْمَالِ  {وَ فِي رِوَايَةٍ الذُّنُوْبِ} فَإِنَّ لَهَا  مِنَ اللهِ طَالِبًا {رواه ابن ماجه}

Wahai ‘Aisyah hindarilah olehmu amal-amal (dalam riwayat lain dosa-dosa) yang remeh karena akan ada yang menuntut dari Allah terhadapnya  (HR. Ibnu Majjah)

Seorang mukminah hendaklah melaksanakan dua hal yang bisa dijadikan jalan keselamatan, yakni bersedekah dan memperbanyak istigfar. Rasulullah bersabda: ‘Hendaklah salah seorang di antara kamu menjaga wajahnya dari api neraka walau hanya menyedekahkan separuh kurma.

Nabi SAW juga menyeru kepada para mukminah agar banyak istigfar, yaitu meminta ampunan kepada Allah serta dijauhkan dari dosa dan aib, dalam pengertian taubatan nashuha.  Ketahuilah selagi kita beristigfar tentu Allah akan memberikan jalan keluar dari segala kesempitan.

عباد الله اتقوا الله حق تقاته و لا توتن إلا و أنتم مسلمون. فاعلم إن الله و ملائكته يصلون على النبي! يا آيها الذين آمنوا صلوا عليه و سلموا تسليماً. اللّهُمَّ صَلِّي عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلىَ آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. الحمد لله رب العالمين،  اللَّهُمَّ اصْلِحْ لَنَا  دِينْنَاَ  هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا ،  وَ اصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِي فِيْهَا مَعَاشُنَا ،  وَ اصْلِحْ لَنَا أَخرِتَنَا الَّتِي إِلَيْهَا مَعَادُنَا  وَ اجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَ اجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ ُكِّل شَرٍّ.  اللَّهُمَّ انْصُرْ اِخْوَتَنَا  الْمُجَاهِدِيْنَ في ِكُلِّ مَكَانٍ  وَ اجْعَلْنَا مِنْهُمْ.  اللَّهُمَّ انْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ و َاخْذُلْ مَن خَذَلَ الْمُسْلِمِيْنَ.  اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَ الْمُسْلِمِيْنَ  وَ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ  وَ الْمُبْتَدِعَةَ  وَ الْمُشْرِكِيْنَ أَعْدَائَكَ أَعْدَاءَ  الدِّيْنِ  و َشَطِّطْ شَمْلَهُمْ وَ مَزِّقْ جَمْعَهُمْ وَ زَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ  وَ قَلِّلْ عَدَدَهُمْ.  رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا  وَ ِلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَ  بِالإِيْمَانِ.  وَ لاَ تَجْعَلْ فيِ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ آمَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ. Éb>u ÓÍ_ù=yèô_$# zOÉ)ãB Ío4qn=¢Á9$# `ÏBur ÓÉL­Íhè 4 $oY­/u ö@¬6s)s?ur Ïä!$tãß ÇÍÉÈ  ربنا آتنا في الدنيا حسنة و في الآخرة حسنة و قنا عذاب النار. بفضلك سبحانك ربي العزة عنما يصفون و سلام على المرسلين و الحمد لله رب العالمين. و السلام عليكم و رحمة الله و بركاته.

* KHUTBAH ‘IDU-L-FITRI

1 Syawwal 1432 H/31 Agutus 2011 M

Di Pondok Modern Arrisalah Program Internasional Ponorogo Indonesia

Oleh Sunartip, SHI

About CakTip

Pelayan santri-santriwati Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463. Lahir di Segodorejo Sumobito Jombang JATIM di penghujung Ramadhan 1395 H. Pernah bantu-bantu di IPNU Sumobito Jombang, IPM SMA Muh 1 Jombang, beberapa LSM, karya ilmiah, teater, dll. Lagi demen-demenya sama design grafis (corel). Sekarang lagi ngarit rumput hidayah di lapangan perjuangan PM Arrisalah. Sekali waktu chekout ke beberapa tempat yang bikin penasaran untuk nambah ilmu. Duh Gusti! Nyuwun Husnu-l-Khatimah!

Posted on 26 Desember 2013, in Agama, Aqidah Tauhid, Cak Tip and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: