KELEMAHAN SISTEM PEMERINTAHAN DENGAN SISTEM PARTAI YANG TUMPANG TINDIH

PERSEMBAHAN UNTUK INDONESIAKU

KELEMAHAN SISTEM PEMERINTAHAN DENGAN SISTEM PARTAI YANG TUMPANG TINDIH

Selorejo Indonesia

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua

 

Saya adalah anak bangsa Indonesia, lahir di Indonesia, makan dan minum yang Allah anugerahkan di bumi Indonesia. Saya benar-benar ingin Indonesia bermartabat lahir dan batin.

 

Bila Demokrat terkena musibah, maka Golkar, PDI-P, PKS dan partai lain senang.

Bila Golkar tersandung masalah, maka PDI-P, PKS, Demokirat dan partai lain senang.

Bila PKS terjerat kasus. maka PDI-P, Demokrat, Golkar dan partai lain senang.

 

MAKA:

1. Pisahkan kekuasaan negara dengan kekuasaan pemerintah.

2. Negara adalah pengelola tertinggi dibawah UUD 1945 (catatan banyak yang harus direvisi).

3. Pemerintah adalah pegawai outsourcing 5 tahunan (atau berapalah sesuai kebutuhan roda kepemerintahan), dan digaji oleh rakyat melalui negara.

4. Pegawai Negeri/negara bukan bawahan Presiden, gubernur, bupati, camat, atau kepala desa. Ia adalah pegawai negara yang digaji dengan Kas Keuangan Negara, ia harus taat pada undang-undang dan autran BUKAN ORANG PER-ORANG.

5. Pisahkan keuangan negara dengan keuangan pemerintah.

6. BUMN, dll adalah sumber keuangan nergara, maka ia dikelola oleh negara, bukan pemerintah.

7. LEMBAGA NEGARA: MPR, DPD, BUMN, TNI, POLRI, MA, KEJAKSAAN AGUNG, KPU, KPK, dll.

8. LEMBAGA PEMERINTAH: Presiden, Kementerian, dll.

 

Bila ini harus melakukan revolusi sistem tatanegara Indonesia, KENAPA TIDAK! Toh sistem yang telah berjalan juga buatan manusia dengan ijtihadnya. Dan terbukti sangat lambat menyejahterakan rakyat Indonesia lahir-batin.

 

Contoh Kasus:

1. Bagaimana mungkin KPU sebagai wasit PEMILU anggotanya dilantik oleh Presiden yang juga pemain di PEMILU??? Bisakah bathin kesadaran kita menerima bahwa mereka bisa adil?

2. Bagaimana mungkin KAPOLRI sebagai mitra pendamping presiden, bisa menegur bahkan menangkap presiden, bila dilantik oleh presiden?

3. Bagaimana mungkin KPK sebagai mesin pendobrak bisa membongkar ia yang melantiknya secara fair dan bertanggung-jawab?

 

Sistem tatanegara yang carut marut BUKAN DOSA PRESIDEN, menteri, atau anggota DPR. Ini sudah ada sejak dari mereka sebelum menjabat.  Tapi bila kita telah menemukan akar masalah bangsa seperti ini dan tidak ada niatan merubah demi kebaikan, MAKA INI DOSA BESAR!

 

KITA PERNAH MEMILIKI TATANEGARA YANG UNIK SEPERTI MAJAPAJIT. Hayamwuruk sebagai kepala negara. Gajahmada sebagai kepala pemerintahan. Putra-putri raja diutus untuk mengelola tumpeng nasional secara kenduri, di bawah kendali pemerintah, dengan aturan yang dibuat negara.

 

Semoga menjadi solusi dan kebaikan bagi Indonesia yang kita cintai bersama, dan semoga Allah meridlai. Amin!

 

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua

 

 

CC:

1. Susilo Bambang Yudhoyono

2. Istana untuk Rakyat

3. Mohammad Mahfud MD

4. Jimly Asshidiqqy

5. Marzuki Alie Center

6. Cak Nur

7. Cak Nun

8. Romo Mangun

9. Presiden Bj Habibie

10. Partai Gerakan Indonesia Raya

11. Partai Hanura

12. Partai Keadilan Sejahtera

13. Partai Kebangkitan Bangsa

14. Partai Persatuan Pembangunan

15. Partai Amanat Nasional

16. DPP Partai Demokrat

17. Buletin Maiyah Jatim

18. Kenduri Cinta

19. Komisi Pemberantasan Korupsi

20. Polri Indonesia

21. DPR RI

22. Mahkamah Agung Indonesia

23. Mahkamah Konstitusi

24. KPU – Komisi Pemilihan Umum Indonesia

 

#SilentRevolusi

About CakTip

Pelayan santri-santriwati Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463. Lahir di Segodorejo Sumobito Jombang JATIM di penghujung Ramadhan 1395 H. Pernah bantu-bantu di IPNU Sumobito Jombang, IPM SMA Muh 1 Jombang, beberapa LSM, karya ilmiah, teater, dll. Lagi demen-demenya sama design grafis (corel). Sekarang lagi ngarit rumput hidayah di lapangan perjuangan PM Arrisalah. Sekali waktu chekout ke beberapa tempat yang bikin penasaran untuk nambah ilmu. Duh Gusti! Nyuwun Husnu-l-Khatimah!

Posted on 26 Desember 2013, in Artikel, Cak Tip, Kolom and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: