Nama Anak-Anak Iblis dan Tugasnya

Hadist yang diriwayatkan Zaib bin Mujahid,
“dia berkata, “iblis itu mempunyai lima anak yang masing-masing anal diberi tugas tersendiri, lalu dia memberikan nama kepada mereka” :
1. Tsabr : Dia adalah pembawa musibah yang diperintahkan untuk merusak, menyobek saku saat manusia berduka, menampar pipi-pipi mereka dan ucapan-ucapa jahiliah yang keluar dari mulut mereka ketika bersedih atau dalam musibah.
2. A’war : Dia adalah pembawa zina!!! Anak iblis bernawa A’war-lah yang menyuruh manusia untuk melakukan perbuatan zina, maksiat dan cenderung kepada hal-hal yang menjurus ketertarikan seksual baik pada lawan jenis maupun sejenis. Dan ketika banyak manusia itu berzina dan bermaksiat lalu dengan bangganya mengagungkan / menganggapnya bagus dan sesuai dengan perkembangan zaman moderen. Maka pahamilah, sesungguhnya yang membisikan mereka adalah A’war.
3. Miswath : Dia adalah pembawa dusta, yang mendengar sesuatu lalu dia mendatangi seseorang dan mengabarinya apa yang didengarnya. Lalu orang itu menemui orang-orang seraya berkata, “Aku telah melihat seseorang yang masih kuingat wajahnya tetapi aku tidak tahu namanya, dia berkata kepadaku begini dan begitu”
4. Dasim : Tugasnya menyusup ke dalam diri seseorang tatkala menemui keluarganya, lalu dia menampakkan cela mereka di matanya (dihadapanya) sehingga membuat orang itu marah-marah.
5. Zaknabur : Dia adalah penguasa pasar yang mengibarkan benderanya dipasar-pasar (baik pasar tradisional ataupun mall-mall dikota besar)
Dari Mukhallad bin Al-Husain, dia berkata
” Tidaklah Alloh memerintahkan hamba kepada sesuatu, melainkan iblis menghambatnya dengan dua perkara, dan dia tidak peduli dengan yang mana dia akan berhasil mempengaruhinya, entah dengan sikap berlebih-lebihan, entah dengan sikap meremehkan.”
Maka waspadalah wahai kawan-kawan muda VOA akan tipu daya anak-anak iblis yang tanpa kita sadari telah menipu kita untuk beribadah kepada Alloh, merekalah yang terus menerus membisikan kepada telinga kita dan seakan terus “teringiang-ngiang” suaranya di kepala dan benak kita.
Sumber : Perangkap Setan, Ibnul Jauzi, Pustaka Al Kautsar.

Posted on 26 Mei 2011, in Agama, Artikel, Cak Tip and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: