40 Persen PTS Belum Terakreditasi

bangku kosong

bangku kosong

Padang (ANTARA News) – Sekitar 40 persen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang hingga kini belum terakreditasi akan dituntaskan pada 2012.

“Setelah itu, PTS yang tidak mengurus izin dan akreditasi tidak boleh mengeluarkan ijazah,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof Dr Fasli Jalal di Padang, Minggu.

Ia menjelaskan, sekitar 40 persen PTS itu terdiri atas PTS yang belum pernah mengurus akreditasi, tidak lulus akreditasi serta masa akreditasinya sudah habis.

Banyak PTS tidak terakreditasi karena sebelum keluar PP 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, memang tidak diharuskan mendapat akreditasi.

Karena itu, banyak PTS yang ragu mengurus akreditasi karena menganggap tidak wajib. Pengelola PTS baru mengurus akreditasi jika udah yakin.

Namun, setelah keluar PP Nomor 19 tahun 2005 seluru PTS harus terakreditasi sehingga pada 2012 tida ada lagi PTS yang diizinkan mengeluarkan ijazah jika tidak memiliki akreditasi.

Untuk itu, mulai sekarang Dikti berkerja keras membantu meningkatkasn mutu PTS dengan memberikan beasisawa pada mahasiswa dan dosen, memberikan hibah dalam bentuk alat dan mengirim dosen untuk belajar di luar negeri.

Menyinggung standar akreditasi, Fasli mengatakan A, B dan C boleh, tetapi yang tidak boleh adalah tidak terakreditasis sama sekali.

Terdapat 10 persyarakat bagi PTS untuk mendapatkan akreditasi antara lain kualifikasi dosen dan kepemimpinan serta sarana prasarana. Jadi bagi yang memenuhi kriteria tersebut nilai akreditasinya bisa lebih baik.

Kini Dirjen Dikti berupaya memperbanyak aksesor pada badan akreditasi nasional dan memberikan dana lebih besar untuk mengadakan pelatihan.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mengundang aksesor sehingga dapat menjelaskan tentang sumber kejanggalan akreditasi.

“Kini badan akreditasi nasional juga tengah memfokuskan pada akreditasi akademi yang akan dibuat lebih spesifik, karena dulunya umum saja,” katanya.(*)

About CakTip

Pelayan santri-santriwati Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463. Lahir di Segodorejo Sumobito Jombang JATIM di penghujung Ramadhan 1395 H. Pernah bantu-bantu di IPNU Sumobito Jombang, IPM SMA Muh 1 Jombang, beberapa LSM, karya ilmiah, teater, dll. Lagi demen-demenya sama design grafis (corel). Sekarang lagi ngarit rumput hidayah di lapangan perjuangan PM Arrisalah. Sekali waktu chekout ke beberapa tempat yang bikin penasaran untuk nambah ilmu. Duh Gusti! Nyuwun Husnu-l-Khatimah!

Posted on 26 Maret 2009, in Artikel, News and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. assalamu’alaikum wr,wb
    saya selaku mahasiswa kampus STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa – Aceh merupakan salah satu kampus yang negeri di Kota Langsa – aceh, namun setelah mengoreksi kampus tempat saya kuliah ini ternya belum terakreditasi sama sekali,,,,ini sangat kita sayangkan,bahkan selama negeri sudah 3 kali melakukan wisuda terhadap mahasiswa/i……saya ingin tanya bagaimana jika kampus kami ini belum terdaftar dalam akreditasi namun mengeluarkan ijazah,,,,apa ada pengaruhnya untuk kedepan,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: