Gonjang-Ganjing NII KW IX [copy-paste]

JUMAT 13 FEBRUARI 2009
TV One Bongkar NII AlZaytun

MENSYUKURI MOMENTUM TV One tentang BONGKAR NII
Mungkin banyak pihak menyambut sorak gembira dengan tayangan TELUSUR di TV One pada Kamis malam lalu. Kami sebagai pihak yang turut bertanggungjawab terhadap Tayangan tersebut mencoba mengingatkan pemirsa akan sebab akibat bagi perjuangan ke depan dalam melawan dan menhancurkan NII KW9. Harus diakui kita patut bersyukur dengan dibukanya tabir Gerakan NII KW9 yang gentayangan dimasyarakat. Hal ini menjadi sangat penting untuk menggugat mereka-mereka yang mengaku Ulama dan Aparat Hukum yang menganggap NII, Isu Pembaiatan, pengumpulan dana Infaq untuk pembangunan negara di Ma’had Al Zaytun hingga isu Makar ada Negara dalam Negara cuma ‘Isapan Jempol’ orang-orang yang iri hati dan benci kalo Islam maju. Tayangan TV One mencoba membangun kesadaran kita tentang bahaya NII KW9 bagi generasi muda, terutama masyarakat untuk waspada dan peduli akan banyaknya jatuh korban kalangan mahasiswa, pemuda dan pelajar. Bilamana isu yang digulirkan TV One disambut dengan kritis, berupa upaya gugatan dan aksi perlawanan, maka Insya Allah NII KW9 tinggal menghitung hari. Tapi bilamana sebaliknya para pemimpin bangsa, tokoh ulama dan ormas Islam tetap menutup mata dan bungkam seribu bahasa, dan kalangan mahasiswa tetap ‘asyik’ sekedar mendiskusikan ataupun sebatas wacana & retorika (konsumsi intektual) maka rasanya sulit kita berharap kejahatan kemanusiaan NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun dapat diakhiri. Booming TV One haruslah kita jadikan SATU MOMENTUM KEBANGKITAN KESADARAN KITA UNTUK BERSATU MELAWAN DAN MENGHANCURKAN KEJAHATAN KEMANUSIAAN & PENGHANCURAN GENERASI MUDA ISLAM. Tanpa KESATUAN kita hanya menjadikan Isu yang digulirkan sekedar ‘hangat-hangat tahi ayam’, sekedar REAKTIF yang mudah dipatahkan oleh KETIDAKPEDULIAN & KEEGOISAN KITA. Karna betapa banyak kampus-kampus menggelar seminar dan diskusi NII MASUK KAMPUS, toh tidak ada reaksi kongkrit dari Civitas Akademika. Betapa sering dan lelahnya MEDIA MASA membongkar Isu NII & Ma’had Al Zaytun tapi pada akhirnya hilang tanpa bekas. Apalagi dari pengalaman kami selama ini, kami sangat yakin bahwa Pimpinan – pimpinan NII KW9 tidak akan mudah menyerah dan gentar menghadapi badai isu NII MAKAR & SESAT ala TV One. Mereka tahu benar betapa para pimpinan aparatur hukum dan keamanan di Republik Indonesia ini akan semakin ‘membiarkan’ sepak terjang NII KW9, apalagi 2 bulan lagi akan ada hajatan pesta demokrasi. Belum lagi kebodohan dan ketidakpedulian para ulama dan ormas Islam yang membungkam seribu bahasa. Mereka tahu persis apa yang ada dalam fikiran Jenderal-Jenderal di Mabes Polri dan Kualitas Ulama di MUI. Kami sangat yakin mereka hanya ‘reaktif saja’ selanjutnya tidak peduli, atau paling-paling pura-pura peduli.
Maka untuk itu kita tidak boleh berpangkutangan, mulai saat ini kita bangun perlawanan kepada mereka-mereka yang ‘MEMBIARKAN’ NII KW9 & AL ZAYTUN. Karena merekalah sebenarnya yang patut digugat dan diserang. Sekali lagi kita harus BERSATU untuk MENGEPUNG kantor MUI Pusat dan MENGGUGAT ‘ketidakbecusan’ Intelejen Keamanan Polri yang kami anggap ‘main mata’ dengan Syaykh Ma’had Al Zaytun. Kedepan mahasiswa harus melakukan aksi kongkrit dan solidaritas antar anak bangsa, dan itu tidak cukup dengan sekedar diskusi. Mahasiswa harus mampu mempelopori dan menggerakkan aksi-aksi perlawanan, karena mahasiswa yang paling menjadi korban. Mahasiswa harus menggugat institusi kampus yang gak becus menjaga almamater dan civitas akademika dari ancaman anasir-anasir jahat NII KW9 yang gentayangan disekitar kampus. Mahasiswa harus melawan ‘Neo ORBA’ yang terang-terangan berada di Balik Ma’had Al Zaytun. Tiada satu kata selain LAWAN dimanapun NII KW9 berada.
Untuk itu kami mengingatkan kembali kepada seluruh elemen dan aliansi perlawanan untuk kita bersatu dan berkumpul, pada :
Hari/Tanggal : Rabu, 17 Februari 2009
Waktu/Tempat : Pkl. 14.00 WIB di depan TUGU PROKLAMASI Menteng Jakarta Pusat
Acara : MOSI TIDAK PERCAYA TERHADAP MUI DENGAN MENERAPKAN STANDAR GANDA TERHADAP ALIRAN SESAT NII KW9 – MA’HAD AL ZAYTUN
Kehadiran saudaraku sekalian diharapkan membawa Petisi dan Jaket Almamater masing-masing dengan membawa Poster / Foto Mahasiswa Korban NII, terutama kasus mahasiswa hilang. Partisipasi khalayak dapat disalurkan dengan mengirimkan logistik dan dana ke sekretariat posko sementara di Kantor LPPI Jl. Tambak No. 20 B Pegangsaan, Jakarta Pusat Telp. 31908749, 98279091, 0818824884. Atas kerjasamanya kami haturkan terima kasih.
Kordinator Aksi / Korlap : Taufik Hidayat (SIKAT), Reza Baizuri (Aliansi mahasiswa Anti NII KW9), Zia Ul Haq (LPPI), Alfian Amir (Front Sabilillah), Al Chaidar (Freedom Foundation), Inayah (Solidaritas Perempuan untuk Korban NII KW9/Al Zaytun), Nanang Qosim (KNPII), Sri In Demo, Imam (Guntur 49), Eriek Fitriadi (GPI Jakarta Raya), Nurhidayat Assegaf (Komnas Pilpres Independen), Mukhlis Abdullah (Partai Islam DPW DKI), Habib Sholeh Mahmud (FPI Pusat), KH. Samsudin (Panglima Pasukan berani Mati GUS DUR), Ustadz Syafrudin (FPI Kemang-Bogor), Ahmad Taufik (MBM TEMPO), dan elemen mahasiswa – umum.
SELASA 10 FEBRUARI 2009
Tuntut Fatwa Sesat NII Al-Zaytun
UNDANGAN AKSI KEPUNG MUI TUNTUT FATWA SESAT NII AL ZAYTUN
Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Keluarga Besar Korban NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Surat dan dokumen yang kalian berikan sangat bermanfaat untuk ‘memaksa’ Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia. Semoga dalam Februari 2009 ini MUI sudah dapat mengeluarkan Fatwa Sesat untuk NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Untuk itu kami mohon bantuan moril, material dan fisik untuk bersama kita membuat Tenda Keprihatinan didepan Tugu Proklamasi yang langsung berhadapan dengan Kantor MUI Pusat. Insya Allah acara akan diadakan pada :
Hari/Tanggal : Rabu – Jum’at, 17 – 19 Februari 2009
Target Acara :
1. Menuntut diterbitkan Fatwa Sesat thd NII KW9
2. Menggelar Aksi Keprihatinan, Pameran Foto/Dokumen & Pemutaran Film Dokumenter Korban NII KW9 & Ma’had Al Zaytun
Bila dalam 7 x 24 jam MUI tidak mengambil tindakan tegas mengeluarkan Fatwa dengan tetap ‘membela al zaytun’ menggunakan standar ganda terhadap penegakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, maka kami menyerukan untuk menyegel Kantor Pusat MUI di Jl.Proklamasi Jakarta Pusat. Tanpa dukungan saudara-saudaraku sekalian, kami akan mengalami banyak kesulitan. Kami sangat membutuhkan dukungan dana dan masa terutama kalangan mahasiswa dan pemuda Islam.

Moga Allah SWT meridhoi tekad perjuangan ini.

Taufik Hidayat
0818824884, 31908749 (LPPI)

JUMAT 06 FEBRUARI 2009
Maklumat Keluarga Besar S.M. Kartosoewiryo Tentang NII KW9/RW9

Kami telah mendapat izin dan do’a restu dari a.n. Keluarga Besar Asy-Syahid Imam Besar S.M. Kartoesuwiryo, bahwa :
1. “Membiarkan dengan ‘tangan siapapun’ untuk menghukum & mengeksekusi seluruh petinggi aparatur NII KW9, baik teritorial dan fungsional, terutama mengeksekusi Salam Rasyidi alias Abu Toto”;
2. Mengizinkan dan merestui rencana aksi pengepungan terhadap Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia di Jl.Proklamasi, Jakarta Pusat untuk menuntut segera dikeluarkan FATWA SESAT terhadap NII KW-9 dan Ma’had Al Zaytun;
3. Memerintahkan kepada semua jama’ah NII KW9 untuk kembali kepada Khittah Perjuangan Rasulullah Muhammad S.A.W. melalui penegakan Syariah Islam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar sesuai aturan Qur’an & Sunnah
4. Memerintahkan kepada Faksi NII KW9 yang berseberangan dengan Abu Toto untuk membuat Komisi Penegakan Hukum & Rehabilitasi terhadap Korban NII KW9 dan Penyelamatan atas aset Ma’had Al Zaytun
5. Mendukung upaya saudara pemerhati masalah NII KW9, baik keluarga besar Korban NII KW9 maupun kalangan mahasiswa dan LSM dalam mengupayakan penegakan hukum dan pemberantasan bahaya NII KW9 secara tuntas dan berkeadilan
Maklumat ini berlaku mulai diterbitkan pada tanggal 4 Februari 2009, dengan memohon petunjuk, lindungan dan rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa. Semoga Izzul Islam wal Muslimin menjadi kenyataan.

Tembusan kepada :
1. a.n. Keluarga Besar Asy-Syahid Imam Besar S.M.Kartoesuwiryo
2. Redaksi NCC (www.nii-crisis-center.com)
3.Pihak terkait

Gusdur : NII Alzaytun Lebih Biadab Dari Zionis & Hitler

Banyak orang bertanya-tanya ‘Apa lakon dibalik dukungan MAZ & NII KW9 ke Partai RepublikaN?’ Apakah MAZ sudah gak laku lagi di Golkar & HANURA ataukah ada skenario ‘penyesatan? Mereka sedang panik dan super sibuk mencari selamat dan jaminan perlindungan?! Berikut wawancara dengan mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus DUR yang dipandu Tim Repoter nii-crisis-center didampingi mbak Yeni Wahid dan Sulaiman (sespri Gus Dur) :

(NCC) Apa pendapat Gus Dur tentang Al Zaytun?
(GD) Itu punya Pak Harto. Beliau dulu punya obsesi ‘At Tien & Al Zaytun’ pak Harto tahu semua yang dikerjakan Si Panji Gumilang. Wong Abu Toto itu binaan ‘anak emasnya’ Ali Moertopo. Itu Proyek Mercu Suar yang gak ada manfaatnya untuk bangsa. Pak Harto itu punya mimpi, tapi gak kesampaean. Ia yang memerintahkan Sa’adilah Mursyid mengirim sapi tapos ke Zaytun ditahun 1999. Sebelum reformasi yang jaga Zaytun itu khan Kopasus. Sekarang sudah 10 tahun apa sih yang sudah dihasilkan Al Zaytun? Saya dengar santrinya gak bisa apa-apa, apalagi lulusannya gak jelas. Masyarakat disana resah dan menganggap Zaytun gak membawa manfaat apa-apa untuk mereka. Tanah mereka dirampas dan dibayar seenaknya oleh Api Karpi atas perintah Imam Prawoto yang sekarang jadi Caleg RepublikaN di Banten. Imam Prawoto itu anak emasnya Panji Gumilang alias Salam Rasyidi yang pernah saya usir waktu mau datang ke kantor PBNU. Zaytun itu hanya membangun propaganda kebaikan dan kesuksesannya sendiri. Yang begini gak akan lama, saya fikir tahun ini akan jadi tahun terakhir buat Zaytun. Rakyat kita cerdas-cerdas kok, sudah gak bisa lagi dibohongi Abu Toto. Kalo ada yangmasih bisa dibohongi, jumlahnya makin sedikit kok. Orang sudah makin faham Zaytun itu Bull shit. Buktikan saja omongan saya, mahasiswa-mahasiswa itu akan balas dendam.

(NCC) Apa mereka akan menyerbu ke Zaytun?
(GD) Oh tidak. Mereka tahu siapa yang bersalah dan harus bertanggungjawab. Pertama, mereka akan mensegel Markas MUI Pusat di Tugu Proklamasi. Orang dilarang GOLPUT. Masa yang dah jelas-jelas ‘jahat’ (sesat, red.) kok dibiarkan! MUI itu isinya cuma orang-orang Munafiq. Isinya para UJA-UJA (bukan UJE Ustadz Jefri)

(NCC) Apa itu UJA Gus?
(GD) Ya UJA, Ustadz Jablay. He he …

(NCC) Bagaimana Gus Dur melihat mereka itu Jahat !?
(GD) Anda ini punya hati nurani gak. PKI, Hitler, Zionis Yahudi sekalipun yang dibilang masyarakat itu JAHAT. Mereka sangat ’sayang’ dan membela anak buahnya. Tapi kalian bisa lihat sendiri itu di Zaytun, orang dibuat kerja rodi kaya Romusha. Tenaganya diperas, Istri dan anaknya dipisahkan. Gak digaji sepantasnya, jangankan berharap UMR dan ada Jamsostek. Inikan trafficking (penjualan manusia atas nama Islam ‘NII’) Apa itu gak jahat? Apapun alasannya untuk perjuangan, kondisi darurat. Itu bisa-bisa tipu mereka aja. Apa Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan hal tersebut? Apa Imam Kartosuwiryo rela jama’ahnya diperas begitu?! saya yakin ia marah dan terluka.

(NCC) Tapi anda kan tidak berbuat apa-apa untuk membongkar Al Zaytun?
(GD) Anda gak tahu! Apa saya harus teriak-teriak hancurkan Zaytun, fatwakan NII SESAT!
Dulu yang kasih anak-anak itu temuan MUI, saya diberi tahu Kyai Sahal Mahfudz. Yah dibongkarlah sama anak-anak itu. Saya yang perintahkan Chaidar dkk untuk maju gugat Hendro (Ka BIN). Saya memang diminta oleh para Kyai itu untuk bicara soal Zaytun. Saya bilang nanti tunggu saja tanggal mainnya, Abu Toto itu tahu kok kalo ia sekarang tinggal menghitung hari. Setelah Pemilu nanti ia tahu akan dihabisi. Maka itu ia langsung banting stir dukung Megawati.

(NCC) Kok Megawati, bukan dukung Sri Sultan melalui Partai republikaN
(GD) Sampeyan pantas kalah set terus dengan Abu Toto. Sri Sultan itu sejarahnya cukup puas jadi Wapres. Wong ia gak sekualitas Bapaknya. Saya tahu benar. Waktu di Ciganjur ia orang pertama yang mengkhianati saya, terus Amien Rais & Mega. Sri Sultan itu sudah lama sama Taufik Kiemas mesra-mesraan. Yah intinya Pilpres nanti Mega gandeng Sri Sultan, yah nanti Menkopolkamnya Hendropriyono, biar habis tuh kelompok mujahidin dan Ustadz -ustadz Salafi dilibas kaya teroris! Dengan begitu Al Zaytun terselamatkan!!! Gitu aja kok repot … He he … Seharusnya yang anda wawancarai SBY kasih masukan. jangan-jangan Watimpresnya ikut-ikutan ke Zaytun. Saya dengar begitu. Ngomong sana dengan Mahrus Amin, bilang PKNU itu harus bubarin Zaytun. Ambil alih aja untuk bancakan orang-orang pesantren. Tapi jangan nanti warga DI dan Bulan Bintang marah ke saya.

(NCC) Anda kok berprediksi seperti itu Gus?
(GD) Aku kan punya Muslim di RepublikaN. Ia cerita banyak tentang ramai-ramai umat NII KW9 berduyun-duyun jadi Tim Sukses di RepublikaN. Abu Toto itu lagi panen duit. Habis dapat dari Wiranto, balik kanan ke JK. Sekarang ke RepublikaN. umatnya itu kaya Sapi yang tercocok hidungnya, kaya bebek ngekor mas’ulnya.

(NCC) Gus, kok tahu-tahuan Mas’ul ?
(GD) Tahu dong, itu Munif sespriku kan pernah sebentar kuliah di KW9 alias di tilawah. He he …

(NCC) Bagaimana Gus Dur menilai sikap mereka yang ‘menyerang’ Al Zaytun ?
(GD) Mereka itu kurang kritis, ditengah orang yang buta dan membuta. Tapi masih baguslah mereka masih mau mengkritisiZaytun. Zaytun itu bukan sekedar isu ‘Sesat’ Zaytun itu musuh kemanusiaan, musuh bersama kita semua. Ia bagai mesin penghancur masa depan anak bangsa, zaytun itu alat iblis untuk merusak tatanan masyarakat. Bayangkan saja anak-anak mahasiswa itu disuruh ‘nipu orangtuanya sendiri’ katanya ‘tehnis’ Tehnis Mbahmu, nipu yah nipu. Kalo ada orang masih percaya dengan gombalannya Zaytun, orang tersebut pasti orang munafiq, setidaknya kalo pejabat yah pejabat yang koruptor, kalo ulama yah ulama Jablay, kalo intelektual yah intelektual pedagang, kalo peneliti yah peneliti goblok, kalo ada media yang membela Zaytun pasti media yang cuma cari makan alias media bayaran. Yah kalo ada orangtua yang belain Zaytun yah orang tua yang durhaka dan gak punya hati nurani.

(NCC) Lalu bagaimana membongkar kasus Zaytun ini?
(GD) Tunggu saja tanggal mainnya, mereka sendiri kok yang akan menggali kuburannya sendiri. Saya sudah bicara Kyai Sahal. Kepung saja MUI itu, kalo perlu dilaporkan ke Mabes Polri, Dien yang munafiq itu. Karni Ilyas kasih bocoran ke saya kalo TV one mau bongkar-bongkaran soal baiat ala NII. Inikan jelas-jelas makar. Kok ada Negara dalam Negara dibiarkan. Inikan bukan zamannya Da’i Bachtiar dan Hendro, mana kerjanya Polisi dibawah Bambang Hendarso. Kok ikut diam-diam aja. Intinya sekarang ini seluruh jajaran Zaytun sedang panik dan super sibuk bagaimana menyelamatkan diri cari pelindung pilpres 2009. Yang pasti pilihan mereka Mega-Sultan. Ini harus kita lawan bersama, apa artinya saya sendirian.

(Sofie Hidayat dan Tim NCC/www.nii-crisis-center.com)

Sabtu 07 Februari 2009
“Hidup” NII KW9 /RW9

Saudaraku pembaca situs ini yang baik …
Kalau anda hijrah dari NKRI ke NII KW 9 seharusnya anda mendapatkan ketentraman lahir dan batin, karena anda mendapatkan garansi pahala dan sorga dari ALLAH bahwa anda telah masuk dalam din yang kaffah yaitu ad-din Islam.

Seharusnya …. !
Tapi setelah hijrah, apa yang anda temukan ?
Sekarang hati Anda jadi galau dan tidak punya rasa percaya diri, itu memang sengaja telah masuk dalam target jangka panjang yang terselubung dari NII KW9 / Al Zaytun binaan Ali Murtopo, A.M Hendro Priyono (Orde Baru Cs.).

Saudara-saudara yang saya sayangi ….
Dengan mengikuti NII KW 9, saudara hanya dijadikan pion catur yang bisa dimainkan bidaknya. Ingatlah banyak cara menghancurkan Islam dengan cara gerakan Islam itu sendiri, cara itu sudah kuno namun sampai sekarang masih terbukti ampuh untuk menghancurkan Islam dari dalam.

Kalau melihat secara global, banyak pengkondisian di setiap negara Islam cenderung melemahkan Islam itu sendiri. Ini adalah efek sebaran dari agen2 intelejen CIA dan Mossad yang yang bertebaran di segala penjuru dunia termasuk menyusup dalam rejim penguasa Indonesia. Ma’had Al Zaytun (MAZ) hanyalah sebagian kecil dari efek intelejen tersebut.

Coba berfikir dan merenungkan kembali, dengan adanya Ma’had Al-Zaytun pasti semua yang pernah kaslan akan phobia atau takut atau was-was mendengar gerakan2 Islam. Dan sebagian menjadi gila, mungkin termasuk anda yang membaca tulisan ini, mohon maaf bila iya … bukan maksud saya membuka trauma ini.

Saudaraku, ini semua tujuan utama gerakan global di dunia terhadap Islam. Dan gak perlu dibahas detail betapa bobroknya sistem realita yang berjalan di dalam Mahad Al-Zaytun, lebih jahiliah daripada NKRI.

Tentu saudara ingat, saat ditilawah atau didakwah pertama kali : NKRI selalu dihujat dan disalahkan habis-habisan dengan ayat2 Al Qur’an oleh mas’ul2 atau pendakwah2 NII KW 9, tapi setelah saudara ikut dan hijrah dari NKRI ke NII KW 9, apa yang tampak sesungguhnya, mana yang lebih eksploitatif, mana yang lebih korups, mana yang lebih materialistis, mana yang lebih tidak ber-perikemanusiaan …. ?

Hanya memanfaatkan ummat dengan menjual ayat-ayat mengatas namakan perjuangan Islam. Sedangkan bagi ummat itu sendiri tidak ada manfaatnya sama sekali selain kebanggaan kemewahan fisik Mahad Al-Zaytun (MAZ). Yang lebih aneh lagi santri-santri di MAZ tidak ada prosedur pembaiatan jika mereka sendiri mengaku alhlul bait. Apakah dengan menyetor pendaftaran ke MAZ sudah menjadi ahlul bait ??? wallahu alam.

Pembaca yang budiman,
Saudara tentu sering menemui atau menjumpai atau mendengar di media, bahwa santri-santri Al Zaytun tidak ada yang tahu bahwa sebagian dana-dana pembangunan AL Zaytun adalah hasil perasan infak dari warga NII KW 9, bahkan santri-santri Al Zaytun bersikeras bahwa AL Zaytun tidak ada hubungannya dengan NII KW 9. Coba baca komentar-komentar santri-santri di situs ini, semua langsung dari sumber dan pelakunya …. Mereka menegaskan bahwa Ma’had Al Zaytun – tempat sekolah meraka tidak ada yang aneh maupun yang sesat sedikitpun …

Santri-santri Al Zaytun yang melek internet juga mulai membentuk jejaring sosial, coba saudara buka situs http://www.friendster.com, masukkan kata kunci zaytun pada kotak pencarian di friendster tersebut. Apa yang akan saudara dapatkan ! Mereka begitu bangga sekolah di AL Zaytun dan berteriak tegas bahwa sekolah mereka tidak pernah sesat dan tidak akan ada kesesatan … Mungkin di antara santri tersebut adalah anak anda, anak saudara anda, anak tetangga anda, yang jelas mereka adalah anak generasi Islam yang dibina oleh Al Zaytun, anda semua tentu mengerti dari mana dana awal Al Zaytun, semoga Tuhan melindungi kita semua.

Jadi renungkanlah kembali jalan mana yang mau di pilih. Jangan sampai gerakan yang dipilih justru melemahkan akidah dan akhlak yang Nabi Muhammad SAW contohkan. Ingat pengkondisian ini kadang tanpa kita sadari dan malah kadang sudah menjadi kurikulum ideologi dasar setiap gerakan Islam. Bukalah wacana dan waspadalah. Carilah kegiatan keagamaan yang lebih menekankan program kaffah, yaa materi yaa batin, dengan program utama penguatan Akidah dan Akhlaq. Hidup nyaman dunia dan akhirat … bukan setor duit dan duit …. duit …. duit …. melulu ….😦

Kembalillah ke fitrah dan menhaj yang benar,
kembalillah ke Al-Quran dan Sunnah Rosulullah (bukan rosul / nabi versi tafsiran Panji Gumilang)

Selamat Berjuang Saudaraku … masa depanmu dan masa depan kita masih panjang, jangan larut dalam trauma yang memang sengaja diciptakan oleh NII KW 9, mari kita saling berbagi, saling tolong-menolong sesama umat manusia pada umumnya dan sesama umat korban NII KW 9 secara khususnya. Agar program trauma NII KW 9 bisa kita cegah tidak merambat ke sodara-2, anak2 muda generasi penerus Islam, mungkin anak kandung anda akan jadi korban NII KW 9 berikutnya saat remaja nanti … semoga tidak !

Bila saudara membutuhkan pertolongan berkaitan dengan keresahan anda di NII KW 9 atau tentang anak anda di Ma’had Al Zaytun, jangan sungkan untuk2 menelpon / sms ke 0815 6720 627 atau mengunjungi web site saya di http://manamanha.blog.com/, web site tersebut saya buat untuk menceritakan pengalaman-pengalaman saya dari mulai ditilawah, hijrah, jadi pentilawah, jadi mas’ul pertama, hingga jadi mukri terbaik, keluar-masuk setor uang ke AL Zaytun, dan akhirnya keluar dari NII KW 9, Laknatullah !

Dengan senang hati semua masukan akan saya bantu sesuai dengan kemampuan saya.
Waalaikum salam wr. wb.

http://manamanha.blog.com

Kamis 29 Januari 2009
Modus Baru Dan Jaringan Maya NII

MODUS BARU DAN JARINGAN MAYA NII

Semakin ditekan, semakin banyak cara ditemukan mencari jalan keluar. Sejeli apapun masyarakat terhadap gerakan NII tak membuat mereka berhenti. Bahkan, semua langkah antisipasi akan dilakukan untuk mengelabui siapapun yang akan membongkar jaringannya.

Selama enam tahun belakangan, sejak tahun 2002 hingga sekarang, saya banyak menerima laporan dari masyarakat, terutama dari orang tua yang anaknya terindikasi atau sudah terjerumus kedalam NII. Jaringan NII Jakarta Selatan selalu menjadi mata rantai yang tak pernah putus karena kasus-kasus kriminal yang bermunculan dari sana. Dari model pencurian, penipuan dengan modul menghilangkan laptop teman, kehilangan telepon genggam hingga merusak alat-alat praktek di kampus terus berjalan hingga kini. Termasuk didalamnya pemalsuan surat-surat yang meminta dana kepada orang tua lengkap dengan kop surat serta tanda tangan pihak berwenang kampus. Begitu berhasilnya modus ini, secara serentak menjadi modus utama yang gampang dikenali. Bayangkan, saya menangani 80 mahasiswa dalam waktu empat bulan dan semua orang tuanya harus mengganti laptop yang dihilangkan anaknya. Angkanya juga fantastis, berkisar dari 3 hingga 30 juta rupiah. Bukan angka yang kecil.

Seiring waktu, modus yang sudah banyak dikenali ini bergeser kearah lain. Alasan yang kini muncul adalah multi level marketing. Kebanggaan orang tua adalah ketika melihat anaknya sudah mampu berdiri dengan kakinya sendiri, cara inilah yang kemudian menjadi kemenangan secara psikologis sehingga menganulir kecurigaan orang tuanya. Kasus-kasus terakhir yang saya tangani, hampir semua menjadi angota MLM. Ada beberapa nama yang disebutkan. Tapi yang paling sering adalah air oxygen dan susu sehat. Setelah melakukan investigasi panjang, ternyata jaringan ini terbentuk dari unit usaha NII di sebuah koperasi di bilangan Jl. Podok Betung ruko 14B, Bintaro, Koperasi Kerta Jaya Sejahtera. Banyak produk yang menjadi unggulan koperasi ini. Jamaah NII menjadi konsumen serta produsen yang menjadikannya aman dengan alasan tersebut menghabiskan waktunya diluar rumah tanpa orang tua curiga.

Cara lain yang menghasilkan dana cepat dan menjadi jaringan terselubung NII, terutama Jakarta Selatan yang notabene kaum muda, adalah sebuah motivational training yang dinamakan NAC (Neuro Associative Conditioning) dan dipimpin oleh Arief Adinoto. Training motivasi ini juga menjadi modus pencarian dana jamaah kepada orang tuanya, minimal 1 juta per sesi akan menguap begitu saja. Jaringan ini bukan hanya isapan jempol belaka. NAC memiliki blogspot yang menjelaskan tentang kinerja mereka selama ini serta nomor kontak yang bias dihubungi. Masalahnya adalah semua pengurusnya NII, jadi akan mempermudah pengelabuan bila ada orang tua yang mulai curiga dengan mereka.

Dua modus tersebut berjalan luas dikalangan NII Jakarta Selatan dan menuai banyak hasil. Banyak orang tua yang tidak sadar dengan langkah anaknya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.
Sebagai tambahan, bila anda ingin mengetahui jaringan ini, silahkan anda login di facebook dan lihat jaringan NAC seta Arief Adinoto, nanti anda akan melihat jaringan NII yang luas dikalangan pemuda. Ciri lain yang semakin menetapkan mereka NII adalah selalu adanya nama Miftah Jafar Subhani, Dani Kadarisman dan Imam Prawoto dalam list pertemanan mereka. Kenapa? Karena Imam Prawoto itu caleg NII yang wajib didukung. Dan dukungannya selama ini ditunjukkan dengan membuka jaringan lewat facebook dan imamprawoto.com. Tipikal jamaah NII akan selalu taat kepada pimpinan dan pemujaan berlebih kepada figuritas. Jadi, menjalin hubungan dengan para pimpinan NII akan menjadi kebanggaan besar bagi setiap jamaah.

Team Nii Crisis Center

Diposkan oleh Aji Cemerlang di 15:39 0 komentar Link ke posting ini

Selasa 06 Januari 2009
NII Perusak Keluarga
Korban NII

Hubungan ikatan sebuah keluarga menjadi rusak, karena mereka menganggap diluar golongannya adalah kafir. Padahal Rosulullah bersabda “yang memutus tali silaturahmi adalah bukan ummatku”. Bayangkan jika kita kehilangan putri tersayang kita yang dulu pernah kita kandung dan kita timang-timang dalam ayunan.

Ternyata memang slogan dibawah ini memang tepat !

NII ZAYTUN dapat merusak kesehatan, membuat gangguan jiwa, meninggalkan keluarga dan menguras harta benda, jika sakit berlanjut silahkan BERTOBAT !!!

Bisa jadi salah satu keluarga kita menjadi korban NII MAZ tanpa kita tahu. Modus operasi dalam penggalangan dana salah satunya melalui permintaan sumbangan di jalan, mal, stasiun, bandara, terminal dll. Biasanya dilakukan dua orang dengan membawa map berisi permintaan sumbangan pembangunan anak yatim / sebuah masjid antah berantah. Tegaskan kembali kalau dimintakan sumbangan apakah mereka NII MAZ. Jika raut mereka berubah, ancam akan melaporkan mereka ke polisi. Jika benar mereka pasti akan cepat-cepat angkat kaki, seperti dikejar sesuatu. Tips ini sudah dicoba atas informasi dari mantan NII MAZ yang sudah insyaf dan pernah dua tahun meminta-minta sumbangan di mall-mall demi kejar setoran infaq.

Silahkan bantu keluarga saudara kita dibawah ini, barangkali ada yang mengetahui keberadaannya.

___________________________________________________

On 1/6/09, zen toni wrote:

Re: [anti_nii_kw9] Welcome Aboard Pals!

Hallo Pak Baktiar
Salam Kenal…
Nama adek saya Witri Santi Dewi
Dulu kuliah di Jurusan Bahasa Inggris dan lalu pindah ke Jurusan Biologi Universitas PGRI Indrapasta yang deket Ranco Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Alamat terakhir adek saya di Jl H Saedah Rt. 7 Rw 7 No. 7 Pasar Induk Jaktim
Adek saya hilang sejak Oktober 2006 dan sekitar bulan Agustus 2007 tanpa disengaja kakak saya dari atas bis melihat adek saya di daerah diperempatan pulo mas dan menghampiri sambil menangis trus sholat magrib di ITC Cempaka Mas, pada saat sholat magrib tersebut adek saya langsung kabur tanpa ada beritanya dengan meninggalkan sebuah tas yang berisi buku catatan. isi buku catatan tersebut berkaitan dengan dialog2 bagaimana cara mendekati orang dan sepertinya NII. sampai hari ini tidak ada kabar beritanya. Saya dan kakak saya terus berdoa dan mencari dimana keberadaan adek saya. kadang kami ke stasiun senin, pasar senin, itc cempaka mas, ramayana klender, mall cijantung dll.
Kami sekeluarga berharap agar adek saya bisa kembali dan berkumpul dengan keluarga.

Zentoni
HP 081317422079

Saya rasa either anda mantan atau tidak mantan dari NII Versi Al Zaytun, kalau anda sudah mengenal karakter dari ummatnya, maka sebaik – baiknya menyelamatkan mereka adalah tidak dengan menentang mereka tetapi dengan memberi pengertian dan pembuktian. Sepanas – panasnya anda sudah “dikadalin” NII Versi Al Zaytun tapi basically islam adalah tetap selamat menyelamatkan. Trust me I know the anger likes. Semakin mereka dikasari ( ataupun dikerasi dengan perkataan keras), mereka semakin yakin dengan pakem yang sudah ditanam. Semakin dibilang sesat mereka semakin yakin keberadaan mereka itu haq. Taruhlah kata dianggapnya, Muhammad dulu juga dicaci maki.

Di luar seluruh caci maki ini. Apa tidak pernah dipikirkan bahwa ada qorina yang sekarat melahirkan anaknya di malja saking tidak adanya biaya, kemudian, bahkan idariyah mereka tidak peduli, Masul kerja 24 jam untuk dicaci maki atasan tanpa kesempatan mencari nafkah untuk kesejahteraan keluarganya sendrii, mas’ul nya nengok pun tidak atau anak-anak mas’ul sendiri tidak bisa masuk Al Zaytun karena tidak bisa bayar uang muka, karena jabatan kurang tinggi jadi tidak bisa nyicil. Paket yang dari tahun ke tahun semakin berkurang padahal anak semakin banyak. Kemana larinya dana itu, jika memang digunakan oleh kelompok NII Versi Al Zaytun kenapa malah bermegah-megah ketimbang mensejahterakan ummat, setidaknya keluarga mas’ul beranak banyak yang sudah mengorbankan segalanya demi mereka NII Versi Al Zaytun dan berharap setidaknya diperhatikan sedikit keberadaannya, masih mencoba berharap karena tidak ada lain yang bisa diharap. Bahkan is the fact, my family menjadi pelacur demi membesarkan 4 anaknya karena suaminya menjadi eksponen di MAZ, karena tidak mencukupinya nafkah untuk hidup sederhana sekalipun. masya Allah. saya menangis jika mengingat itu. yang lebih miris salah seorang masul berkata dengan tanpa dosa bahwa semua itu adalah resiko perjuangan.

Kemana sifat saling melindungi, saling menolong, saling menyelamatkan, basic dasar dari islam, dari aliran manapun. NII atau tidak NII. Apa sudah ditutup oleh mimpi Al Zaytun. Hingga kenyataan pahitnya dianggap cost dari perjuangan, resiko perjuangan NII masa perang. Dan nanti pasti ada kondisi jika si anak sudah marah dan mengancam, orangtuanya akan baik – baikin semampunya hingga anaknya tenang dan akhirnya melupakan marah dan kebodohannya. And by then, show will go on again. It’s just a fact of life. Setelah jangka waktu tertentu, pembodohan dan penteroran internal akan berlaku lagi..

Cuma saja mereka lupa bahwa nabi besar itu tidak pernah membodohi ummatnya terlebih memeras ummatnya untuk bangunan – bangunan utopia seperti di NII Versi Al Zaytun. Pada titik sekarang sudah berapa posting maliyah diperkenalkan di NII Versi Al Zaytun demi membangun kemegahan MAZ di indramayu yang memang luar biasa. Ini diluar kecrekan yang harus disiapkan tiap ummat setiapkali ada mas’ul datang dan membawa acara. Akan lebih lucu lagi kalau di tahun depan demi menutup defisit anggaran ada posting sodaqoh mustasfal untuk membangun katanya RS International di sana dan rumah bagi para mujahid, Isnt it cool. Tapi mereka yang ada di dalam sudah lama dibutakan oleh mimpi-mimpi seperti dijaminkan anak-anaknya pada pendidikan di Al Zaytun (which zero approval), kemenangan futuh mekah dan lain-lain. Biarkan saja mereka melihat kelemahan dan kehancuran menggerogoti mereka sendiri. Walau yang sangat disayangkan adalah orang-orang yang sudah diperbodoh, mengorbankan segalanya bahkan kesejahteraan keluarganya demi NII Al Zaytun, mas’ul–mas’ul yang menekan ummat dengan infaq or else, menghalalkan fa’I walau di internal mereka sendiri fa’I dilarang, tetapi tetap dilakukan untuk menutupi nuqson idariyah, berikut adat kecrekan mereka peracara yang kadang membutakan mereka (Terutama untuk distrik ke atas terutama di 92). Perbedaan pendapat diantara mereka maka terkena cap bughot, sas–sus, kaslan, bahkan mungkin imamnya akan menghalalkan darah mereka dan menghalalkan segala cara untuk menghilangkan lawan–lawan politik mereka dengan mungkin menyuruh umat–umat mereka yang bodoh dan taat buta (sami’na wa ato’na, lillahi taala—menurut mereka, dengan merujuk baiat no.4 NII saya akan taat sepenuhnya kepada perintah allah, perintah rasulullah dan perintah ulil amri saya dan menjauhi larangannya dengan jujur dan setia hati) membunuh, ekstrim katanya. Siapa yang tidak takut dengan adanya umat taat dan bodoh seperti kluk klux klan, only with no white hood and burning crusade, siap membunuh dan mati buat imam.

Tulisan ini bukan iri hati atau dengki terhadap NII Versi Al Zaytun. Tapi miris saja, mengapa ada orang–orang yang tega melakuan hal – hal terbodoh yang dulu pernah diharamkan oleh nabinya sendiri, dan orang yang menjadi korban, kok dengan pasrahnya menerima, bahkan membela buta jika ada yang berpendapat lain. Jangan membutakan diri, dan jangan cepat suuzon terhadap siapapun. Tiap perkataan itu tidak berdasarkan hari tapi karena ayat yang dicanangkan NII Versi Al Zaytun sendiri bahwa diantara bumi dan langit terdapat tanda – tanda untuk dipelajari bagi orang, –orang yang diberi petunjuk. Sampai kalian tahu bahwa NII Versi Al Zaytun adalah NII Gadungan. Open your mind.

Diposkan oleh Aji Cemerlang di 23:42 0 komentar Link ke posting ini

Kamis 01 Januari 2009
1 Muharram Di Madinah NII MAZ
1 Muharram Di Al-Zaytun

Sebuah agenda tradisi tahunan, setiap 1 muharram disana mengadakan peringatan besar besaran yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat biasa , jamaah nii territorial, mantan santri dan orang tua santri dari seluruh penjuru tanah air, Hadir pula para pejabat tinggi pemerintahan baik dalam maupun luar negeri.
Secara nyata di al-zaytun memang tidak terjadi penyimpangan apapun, namun jika melihat dari dalam akan banyak sekali kita jumpai penyimpangan penyimpangan yang tentunya berujung pada pola penggalangan dana serta dukungan terhadap kelompok tertentu yang mengakibatkan pembodohan dan kemiskinanan berjamaah.
Salah satu contoh hasil wawancara Team infestigasi Nii Crisis Center pada peringatan 1 muharram tahun ini, team berhasil mewawancarai beberapa orang yang terlibat langsung dengan nii kw9 dan pesantern alzaytun, diantaranya penderitaan muadhof ( karyawan kerja rodi ) yang tak kunjung berakhir, wawancara dengan mahasiswa yang turun kejalan , mereka jualan nasi dan es yang dibungkus plastic,lucunya dagangan para mahasiswa tersebut banyak yang basi..demi Allah. Team juga berhasil mewancarai jamah aktif nii kw9 dari territorial Jakarta yang sedang berkunjung ke pusat negaranya yaitu alzaytun.apalagi berita yang Luar biasa banget ketika team Nii Crisis Center mendapatkan informasi bahwa ada beberapa santri alazaytun yang sedang melacur di lokalisasi CI ( Cilegeung Indah, tempat pelacuran yang letaknya tak jauh dari pesantren alzaytun).

Muadhof. Keberdaan para pahlawan pembangunan ini ternyata sangat menyedihkan, mereka hidup dengan segala keterbatasan, karena gaji kecil dan kebutuhan yang amat besar, jadi mereka harus hidup dengan amat menderita, banyak sekali diantara anak anak mereka yang kekurangan gizi karena rendahnya dalam pemberian makanan yang bergizi. Ditahun baru 1 muharam ini para muadhof terpaksa berjualan air minum mineral guna menambah penghasilan dan ada pula beberapa muadhof yang mengambil jalan pintas dengan cara mensuplay para santri yang membutuhkan sesuatu nyang tidak ada didalam pesantren alzaytun, walaupun hal itu dilarang missal rokok, dan jenis narkoba ganja maupun miras, mereka para muadhof membeli dengan harga biasa diluar pesantren lalu menjualnya dengan berkali lipat, tapi santri itupun membelinya juga, missal rokok yang dijual biasa Cuma 5-10 ribu mereka jual 20 sampai 50 ribu. Ketika Team Nii Crisis Center bertanya tentang perkembangan terbaru pesantren alzaytun, para muadhof pun menjawab dengan semangat, kita ini seperti dipenjara, sangat menderita, tapi karena syaikh sudah menganjurkan seperti itu ya mereka pun tak bisa berbuat apa apa, karna ga ada pilihan lain, kembali ke RI katanya jadi orang kafir ya gmn lagi ???. meraka juga bercerita tentang keberadaan sapi sapi yang diimpor dari new zewland yang ternyata adalah sapi sapi yang sakit, tiap bulan nya dapat dipastikan 4 – 7 ekor sapi sapi itu tewas, mereka pun menganggp itu sebagai peristiwa wajar karena mengingat sapi sapi itu emang bermasalah dengan kesehatanya sejak masuk keindonesia, daitambah lagi konsumsi makanan sapi itu pun tidak maksimal dan menurut mereka factor cuaca Indonesia dan new zewlan berbeda jadi wajar aja jika sapi sapi itu satu demi satu tewas dengan cara yang amat mengenaskan. Sungguh bukti pembohongan ya ng amat besar jika kita melihat sosialisasi pesantren alzaytun dalam media nya ternyata semua Cuma omong kosong.
Hasil wawancara dengan aparat territorial nii kw9 yang msh aktif juga luar biasa, mereka juga tampak antusias, bahkan mereka amat yakin kalau nii kw9 akan menang ditahun 2009 ini, Menurut mereka, sekarang sedang memepersiapkan segala sesuatunya guna menyongsong kemenagannya nanti walapun yang yang mereka usung hanyalah partai yaitu PARTAI REPUBLIKAN, mereka bicara masalah Negara tapi mereka hanya masuk partai ???? Mereka juga menyiapkan 5 Calegnya di 5 dapil di Indonesia, bahkan disetiap ODO (kecamatan NII) mereka mengirim 10 perwakilannya untuk di training untuk menjadi TIM SUKSES partai REPULIKAN.Inilah realita yang terjadi di negeri ini, berbagai persiapan gerakan makar nii kw9 telah banyak gentayangan disekitar kita, namun para aparat tinggi pemerintah baik sipil maupun pemerintah hanya diam saja, seolah olah sengaja membiarkan tumbuh berkembangnya faham yang menyesatkan tersebut. Faktor kebodohan atau Memang ada konspirasi antara pejabat NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA denagn gerakan NII KW9 ALZAYTUN ???? WALLAHU A’LAM
Korban anak bangsa sudah terlalu banyak, terlalu mahal harga yang harus dibayar bila tragedi kemanusiaan ini terus berlanjut lagi.

Kami berharap kepada seluruh potensi bangsa, terutama para aktifis islam dan berbagai ormas dan LSM untuk tidak menutup mata dan membiarkan tumbuh berkembangnya aktifitas nii kw9 alzaytun yang jelas jelas merugikan dan mengancurkan generasi muda kita.

Sources : Team Nii Crisis Center (Khoirul Jabar)

join di millisnya ya…
http://groups.yahoo.com/group/anti_nii_kw9

Senin 22 Oktober 2007
Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun

Source : dicky_cokro

Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun
If you can’t beat them, join them. Itu sepenggal peribahasa dari Barat, yang kini sedang menjadi ancang-ancang NII KW9 dan Ma’had Al Zaytun. Begitu banyak serangan dari mantan teman-temannya sendiri (bukan musuhnya ya, baca: Republik Indonesia)lama-lama bikin gerah Panji Gumilang juga. Perjalanan NII KW9 sejak reformasi di negara ini mengarah ke satu titik yang jelas, kompromistis.

Dalam doktrinnya, memang sedang berjuang dan diluar kelompoknya adalah kafir. Bahkan menggunakan hujjah, Nahnu Qaumu Yuharibu bi ma’unatil Musrikin (maaf kalau ada yang salah kata). artinya, kami adalah orang yang berjuang tanpa meminta bantuan dari orang-orang musyrik, dalam hal ini orang RI. Namun, apa lacur, hujjah itu hanya untaian kata tanpa isi.

Tahun 1999, masul fungsional yang menetap di Al Zaytun dikomando untuk nusuk GOLKAR. Tahun 2004, mas’ul fungsional diperintah imamnya untuk nusuk Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dipimpin R. Hartono dan Tutut. Tak lama berselang, setelah negosiasi kompensasi uang=suara dengan Wiranto, masul fungsional dan teritorial dikerahkan ke Al Zaytun untuk nusuk calon pasangan presiden Wiranto-salahudin wahid. Bayangkan 13.000 suara bulat untuk pasangan tersebut. Tentang penusukannya sendiri, anda pasti sudah tau kelanjutannya tentang ramainya kasus penggelembungan suara ini dibicarakan. lebih menyedihkan lagi, santri-santri Zaytun juga di paksa nusuk.

Kini, Al Zaytun dibawah naungan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) pimpinan Wiranto untuk membantu memenangkan calonnya ke kursi kepresidenan. Taukah umat NII KW9? Barangkali. Tapi beranikah mereka kritis menanggapi ini? Tidak akan. Apa pasal? Mereka digambarkan bahwa Wiranto sudah menjadi bagian dari mereka dan merupakan pintu untuk mencapai futuh. karena harus taat dengan ulil amri, ya percaya saja. Sampai sini anda sudah bisa menebak kan siapa menggalang siapa.

Sah-sah saja memang di negara yang tidak jelas ini melakukan itu semua, apalagi azas demokrasi ukurannya. Tapi, apakah begitu mudahnya aqidah digadaikan atas nama perjuangan, walaupun meminta bantuan kepada orang musyrik?. Entahlah. Tapi itu yang diyakini sekarang.

Politik pencitraan yang dilancarkan Panji Gumilang telah lama dilakukan. Panji mampu membayar dan menginstruksikan semua jamaah untuk membeli oplah beberapa media cetak yang menjadi corongnya. Salah satu diantaranya majalah Garda. Bayangkan, untuk artikel biasa saja, Panji menjamin pembelian 2.000 eksemplar diluar uang yang dibayar dimuka. Berhasilkah? Ya. tapi dilakalangan mereka sendiri untuk menaikan semangat umat. Diluar, citranya masih belum membaik. Buktinya, ketika dia membayar sebuah Koran untuk memuat dirinya sebagai calon DPRD di Jawa barat, ramai-ramai orang menjegalnya.

Dari kaum muslimin, ada beberapa langkah yang membuat Panji berbelok meminta dukungan dari kaum sepilis (sekuler, pluralis dan liberalis). Tahun 2002, FUUI membuat fatwa sesat tentang ajaran NII KW9, tahun 2003 MUI mengeluarkan penelitian yang menghasilkan hal yang sama dengan FUUI, tahun 2004 Litbang Depag memperuncing penelitian MUI. Hasilnya, NII KW9 sesat menyesatkan dan jelas hubungannya dengan Ma’had Al Zaytun Untuk penelitian Depag sudah ada buku yang diterbitkan tentang perkara ini.

Melihat perkembangan tersebut, Panji yang tahun 2003 diangkat menjadi ketua Alumni IAIN Syarif Hidayatullah merapat terus ke tokoh-tokoh ynag menempatkan dirinya menjadi tokoh islam moderat, seperti Nurcholis madjid dan Azyumardi Azra. Untuk membuktikan bahwa Zaytun tidak radikal dan bukan NII, Panji membangun gedung kalimatun sawa (kalimat yang sama) yang menampung santri dari Kristen, katolik, Budha, Hindu dll. Tambah runyam jadinya. Umat Kristen dijadikan teman, umat islam dikafirkan. Contoh yang gres, ketika pendeta katolik datang ke Zaytun disambut dengan shalawat badar. Sedangkan umat Islam yang datang, tidak akan ditemui Panji kecuali membawa uang sumbangan minimal 100 juta.

Memang, hal-hal yang tersebut diatas merupakan kebohongan bila dilihat dari dalam NII KW9. Bila dilihat dari luar, betapa nistanya perjuangan yang sedang dijalankan.

Diposkan oleh Aji Cemerlang di 15:54 0 komentar Link ke posting ini

Minggu 21 Oktober 2007
Modus Baru Perekrutan NII KW9
Source:dicky_cokro

Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas’ul dan jamaah teritorial NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, “tlg di frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis..tlg frwrd ke semua”

Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP dalam sms tersebut. Luar biasa bukan… Bayangkan kalau determinasi seperti ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.

Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta, terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.

Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur’an suci yang sempat heboh di Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur’an suci merupakan nama gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah 7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa Bandung. Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah), wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta Raya) dan wilayah 18 (Malaysia). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma’had Al Zaytun. Hampir semua Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut orang menjadi NII.

Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini sebenarnya sudah masuk Jakarta. Bahkan, sudah pernah ditangkap di Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta), daftar setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII KW9.

Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada alokasi lain yang digunakan “seakan-akan” untuk memberikan bea siswa bagi siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana Muslimin Indonesia, sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya aktif di NII KW9.

Senin 08 Oktober 2007
NII / NKA Abu Toto dan ex Masul
Source : Ex-Exponen NII Zaytun
Oktober 7th, 2007 pada 2:29 pm

Untuk bang AMIN,

Pada tahun 1993, Syamsul Alam alias Abu Toto diangkat menjadi Mudabir bi Yabah menggantikan H. Rais Ahmad yang baru saja tertangkap KODIM setelah memimpin KW9 selama delapan bulan. Konon, menurut para petinggi KW9 yang pernah bersama Abu Toto, ada kemungkinan “main mata” antara Syamsul Alam dengan KODIM untuk melengserkan H. Rais Ahmad untuk kemudian menaikkan dirinya. Ketika mulai memimpin, secara sitemik dan struktur, Syamsul Alam merubah sistem yang ada, terutama untuk maasalah keuangan. Muncullah keputusan-keputusan yang dinamakan qoror. Qoror-qoror turun bertahap, seperti qoror harakah ramadhan, harakah qurban dan haraqah qirodh. Nah, untuk kasus yang ente sebutkan diatas, alokasi dana untuk qirodh menimbulkan euphoria perjuangan yang begitu besar. sehingga, dengan gaya kepemimpinannya yang lebih lugas dan rapi, Abu Toto mampu “menyihir” jamaahnya untuk mengorbankan seluruh hartanya untuk kepentingan perjuangan. Harakah qirodh adalah pinjaman negara atas umat dalam bentuk emas. Karena bentuknya pinjaman, maka negara wajib mengembalikan semua yang pernah disetorkan bersama dengan faedahnya sebesar 50% setiap lima tahunan. Hampir semua mas’ul dan umat yang konsis pada tahun-tahun itu berlomba-lomba memperbanyak setorannya. Mereka berfikir, waktu itu, akan kaya ketika dikembalikan, tentu dengan premis umum yang mengamankan Syamsul Alam, para mas’ul kan memegang amanaha, NII kan negara yang benar, tidak mungkin berbuat dzalim. Tapi, ternyata mereka salah.

Hingga kini, harakah qirodh masih dipungut, terutama sebagai syarat untuk tahkim, munakahat dan tartib bagi para mas’ul. Tapi besarnya tidak sefantastis dulu. Paling hanya kisaran satu hingga lima gram per orang per acara. Tapi, banyak juga ya kalau dihitung secara kolektif.

Harakah qirodh, dalam sejarah NII, hanya berlaku pada era Syamsul Alam alias Abu Toto. Dan, telah memberikan dirinya dana milyaran rupiah. Bahkan, pada tahun-tahun itu, para petinggi KW9 yang ada di sekeliling Abu Toto mendapat rumah di komplek BULOG Kranggan. Serta sebuah rumah mewah di DEsa Limo Cinere untuk Abu Toto yang kini ditempati oleh anak perempuannya (anak perempuan abu toto : sofia alwidad, anis)) yang sedang berkuliah di UIN Syarif Hidayatullah.

Haraqah qirodh dialokasikan, seharusnya, untuk penguasaan letak strategis, seperti pembelian tanah. Salah satunya di Indramayu yang sekarang menjadi ma’had Al Zaytun. Sejauh ini, hanya jamaah dan mas’ul saja yang berqirodh, para santri belum. Namun, untuk beberapa harakah, seperi qurban dan ramadhan, sudah diberlakukan umum untuk ssantri di Al Zaytun. Namun, jangan digeneralisir juga, tidak semua santri yang mondok di Al Zaytun anak orang NII ya. Hanya sepertiganya saja dari anak-anak mereka dan itu pun sebagian diberikan subsidi dari setoran para jamaah untuk Tabungan Pendidikan Anak (TPA). Jumlah santri selebihnya diambil dari masyarakat umum yang dikoordinir oleh para mas’ul wilayah yang berkamuflase dibawah Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) menjadi korwil untuk Al Zaytun di 28 propinsi di Indonesia.

Selama perjalanan kepemimpinan Syamsul Alam alias Abu Toto, 93-96 (sebagai komandan wilayah) dan 96 hingga kini (sebagai imam NII), telah banyak qorornya yang memakan korban. Jamaah yang menjual tanah dan rumah mungkin sebagian kecilnya saja. Kerusakan terbanyak hingga hari ini lebih meluas, hingga melakukan aksi-aksi kriminal. Teman-teman saya kebetulan banyak yang tertangkap untuk aksi penipuan dan pencurian. Diantara yang menjadi korbannnya, kini memberanikan diri untuk tampil dan meminta haknya. Apalagi setalah kasus pemberontakan Tentara Islam Indonesia (TII) di Al Zaytun yang melahirkan dekrit presiden 15 September 2001, beberapa mantan mas’ul daerah dan wilayah mulai menagih janji Abu Toto, terutama masalah qirodh. Beberapa ada yang datang ke Al Zaytun dan membuat rusuh disana sekitar tahun 2003an. Karena takut diketahui luas, akhirnya sang penagih dibayar setengah dari harta yang disetorkannya. Sejak itu, Al Zaytun tertutup untuk para mantan mas’ul. Paling tidak Abu Toto telah pasang kuda-kuda. Beruntun setelah kasus tersebut beberapa aksi pun dilakukan, terakhir sekitar empat bulan lalu. Dengan berbekal kwitansi pembayaran qirodh, mereka menagih. Namun, apa lacur, mereka dilempar sana-sini hingga cape dan hasil nihil. Banyak sekali alasannya. Intinya, mereka tidak mau bayar. Parahnya, mantan mas’ul yang menagih haknya ini dibilang perampok, pengkhianat dan harus dihindari. Subhanallah.

Yang harus dipahami dalam hal keuangan di NII KW9 dan Al Zaytun, semuanya bersifat sentralistik dan tidak ada audit. Untuk jaringan teritorial (di lima wilayah di Jawa) semua setoran untuk tingkat wilayah berpusat di rekening Abu Ma’ariq (nama alias Abu Toto juga, btw, nama aliasnya ada sembilan) di Bank CIC Jakarta. Sedangkan untuk jaringan fungsional yang mengatasnamakan korwil dan walisantri, semua setoran ke rekening AS Panji Gumilang lewat Bank Jabar. Dalam sistem penyetoran semua berjenjang sesuai dengan struktur. Dan, masing-masing struktur secara otomatis akan “menyunat” dana jamaah yang dikumpulkan dengan susah payah. Apa Pasal? Abis, mas’ulnya dapat dana dari mana untuk operasional? Tahukan anda, kalau gaji mas’ul desa di NII KW9 sebesar Rp. 125.000 saja per bulan. Itu pun hanya tanda tangan, selanjutnya diambil lagi untuk setoran yang kurang. Bagaimana tidak kurang, setiap bulan mereka harus memenuhi 9 pos keuangan wajib (tis’atal mawarid) dan 3-4 pungutan baru yang dilakukan di desa maupun kecamatan untuk kepentingan mareka.

Nah, namun, di NII KW9 strukturnya tersegmentasi. Ada yang jaringan buruh seperti di bekasi (91), pedagang di Jaktim (92) atau mahasiswa-pelajar di Jaksel (93) serta beberapa segmen lagi dari pembantu rumah tangga dan para tukang batu (Jakpus dan Jakut). Coba bayangkan, dari mana 5000 orang Muwadzaf (karyawan pembangunan) Al Zaytun datangnya kalau bukan dari para mas’ul teritorial yang dipindahkan ke fungsional. Dari segmen diatas, setoran dihasilkan dari bebagai macam cara.

Yang jelas, untuk masalah dana, tidak akan berhenti dalam waktu dekat, kecuali Allah memberikan pelajaran tegas kepada mereka. Jadi, para jamaah dan mas’ul, hingga hari tuanya dari masa produktifnya, hanya akan terkungkung oleh pola, modus, cara untuk bagaimana menghasilkan uang. Termasuk ente, Bang AMIN, akan melakukan hal yang sama bila terus berkutat di dalamnya. Ini dulu yang bisa dijawab, semoga bermanfaat. Insya Allah.

—-

Diposkan oleh Aji Cemerlang di 21:38 4 komentar Link ke posting ini

Sabtu 29 September 2007
Forum ex-masul NII (update)

dicky cokro Berkata:
September 25th, 2007 pada 2:00 pm

Kepada Semuanya,

Bagi yang sudah melewati jalan terjal dan berlikunya NII KW9, jangan pernah hilangkan semangatnya. Bila ingin menyampaikan kepada kawan-kawan yang masih aktif didalam, lakukan dengan cara yang baik. Bila ingin menyampaikan kepada kawan-kawan diluar yang belum dan kalau bisa jangan sampe kenal NII KW9, lakukan dengan seluas-luasnya. Lakukan bersama secara serentak. Setiap orang menyampaikan ke sepuluh orang setiap minggunya, sepuluh untuk satu hari kalau bisa. Ya, seperti dulu DK (Daftar Kunjungan) dan CT (Calon Tilawah) lah. Jadi, tidak perlu lelah dengan kata-kataan. Lakukan dengan aksi. Bukankan tindakan lebih besar nilainya dari kata-kata?. Bila anda perduli dengan teman-teman yang masih diluar dan yang didalam, lakukan langkah-langkah sosialisasi sebanyak dan seluasnya. Semakin sempit gerakan mereka, akan semakin muncul tindakan-tindakan putus asa yang terus memperlihatkan keburukan mereka. Lihat saja nanti. Semakin sempit ruang gerak mereka, akan semakin banyak masalah yang mereka hadapi. Semakin banyak orang tua yang tau, maka semakin banyak umat yang “amnu” dan otomatis memusingkan mereka. Jadi, kita bikin aja mereka terus ngga aman. Sosialisasi meluas, penggerebekan kalau perlu dan penanganan orang yang telah masuk. Percaya deh, kelabakan ntar mereka. Lama-lama juga pada kaslan sendiri. Saya cuma ingat kata Munir untuk mendeskripsikan pola saya, LAWAN!!

Saya sendiri melakukan pola diatas dengan teman-teman yang sudah keluar, setiap hari. dan telah berhasil menyadarkan banyak orang, Insya Allah. Dan hal ini terus dilakukan dengan sistem getok tular.

Untuk Rian, kebetulan saya juga sedang menangani kasus-kasus di 932204. Sudah lumayan yang kaslan. Saya lagi nangani tiga Qobilah itu, Frotila, Karatekan dan resimen. Banyaknya dari mahasiswa FIB UI, FEUI, FKUI, BINUS, YAI, TRISAKTI ma LONDON SCHOOL.

Kalau teman-teman mau nyikat, hajar dari NII KW9 yang kodenya 9322(1-12). Mereka pendana terbesar untuk NII. Bayangkan, untuk desa 9322-10 aja, infaknya 93.000.000 sebulan.

Saya telah enam tahun tanpa henti bergerak untuk mempersempit ruang gerak NII KW9. Saya juga mantan mas’ul. Dilihat dari animo di blog ini, bisakah kiranya, para mantan mas’ul, mantan jamaah dan semua orang yang perduli dan berani melawan NII KW9 untuk berkumpul bersama dan merancang gerakan paripurna yang akan menuntaskan NII KW9. karena sejauh ini, saya keteteran menerima banyaknya kasus yang harus saya tangani sendiri. Mungkin, bila kita bersama, akan ada pola yang lebih jelas dan menggunakan sebuah lembaga yang menjadi lawan utama NII KW9 sehingga akan lebih banyak orang yang tertolong. Saya sekarang sedang berkumpul dengan mantan mas’ul, timbara-garda al zaytun dan beberapa menteri NII KW9 yang telah keluar akibat perseteruan dan dekrit Abu Toto tanggal 15 September 2001. Saya berharap perjuangan ini tidak berjalan parsial tanpa pola. Sementara mereka menggunakan pola yang sangat sistematis. Rapatkan barisan. BIla anda semua siap melakukan ini, kita atur bersama. Termasuk teman-teman yang sudah keluar juga di Jawa barat Utara, jawa Barat selatan, jawa tengah dan jawa timur.

USTADZ MURTAD MA’HAD AL ZAYTUN
Maret 26, 2007

Ana aktivis NII KW 9 dari tahun 1996 pernah mengajar di Al Zaytun, sudah 4 tahun keluar Al Zaytun. Sebuah lembaga yang dibangun dari rasa kekecewaan terhadap kondisi ummat dan untuk memberi rasa bangga kepada ummat ini, sebuah gagasan yang brilian dari seorang yang dianggap mumpuni dapat membuat jaringan ke seluruh wilayah republik bahkan sampai negeri jiran dalam naungan negara karunia Allah.
Betapa bangga saat pertama mengkader tunas-tunas yang akan mewarnai Negara karuniaNya, telah andil ikut menjadi pelaku sejarah dan pemberi warna kepada calon pemimpin massa depan yang akan memimpin dunia. Hari itu 27 Agustus menjadi saksi betapa seorang Presiden dari negara RI menjadi saksi kebangkitan ummat yang dimulai dari sebuah desa sunyi, Mekarjaya Haur geulis mengangkasa sampai ke Asia tenggara bahkan Asia dan dunia, sebuah prestasi maha luarbiasa yang orang-orang NII KW 9-pun seakan tidak percaya bahwa kita bisa. seiring perjalanan di tahun pertama skenario seakan berjalan sesuai dengan script sang sutradara, semakin menyala semangat seakan Fathul makki tinggal hitungan hari.
Pengembangan SDM warga Ma’had semakin menambah rasa percaya diri, penulis ikut serta dalam diklat di IPB dan Pelatihan Jurnalistik dan berbagai pelatihan di dalam Ma’had. Rasanya membuat silau orang yang mendengar dan melihat betapa Al Zaytun bak anak panah yang membumbung ke angkasa tanpa ada yang busur menyaingi, sipa yang tak berdecak kagum bila setiap hari ada saja proyek yang dihasilkan, ada program yang akan dibuat dengan skala nasional maupun antar bangsa.
Dua tahun sudah berlalu kegiatan di ma’had semakin memacu dengan adanya isue-isue justru semakin memperkokoh keyakinan bahwa kita memang akan menjadi pelaku besar dalam sejarah negara karunia Allah, lihatlah Musa vs Fir’aun, Ibrahim vs Namrudz, Muhammad vs Abu jahal bahkan Adam vs Iblis, sebuah siraman dari sang Syaikh yang tetap membakar setiap ba’da Jum’at.
Tiga tahun sudah ana jadi pelaku sejarah yang kadang secara manusia suka ada hal-hal yang kurang cocok terutama dalam pola pembinaan santri yang sentralistik di tangan satu orang, pola kebijakan dari atas yang tidak sesuai dengan dinamika yang berkembang di majelis guru, atau hal-hal yang bersifat kebutuhan dasar diri, keluarga anak dan hak hidup standar yang jauh dari mencukupi untuk standar hidup sederhana sekalipun, tetapi buru-buru dikubur dengan semangat kita sebagai pelaku sejarah dan pewarna para kader masa depan. Sampai suatu hari terlihat satu demi satu para petinggi ma’had meghilang tak terlihat lagi. Ada apa gerangan yang terjadi. Sebuah pembangkangan seperti Iblis yang tidak mau bersujud kepada Adam, informasi yang sangat menetramkan saat itu karena kita adalah Adam dan mereka yang membangkan adalah ….? Naudzubillah. akhirnya mulailah terkuak sedikit demi sedikit manajemen pesantren spirit but modern system adalah manajemen ala Gus dur mengelola Istananya tak lebih baik, terlalu banyak miss manajemen yang terjadi dalam pengelolaan ma’had, cita-cita awal untuk membangun Madinah, sampai pengelolaan keuangan Sumbangan; infak, sodaqoh, qirod, keuangan santri, pengelolaan oleh konco-konco dan keluarga besar abu ma’arik. 1 Juli 2002 ana memantapkan untuk pulang kembali ke fitrah awal Al Jamaah adalah yang tetap memegang Alqur’an wa Sunnah dengan pemahaman Salafussoleh (generasi pertama dari ummat ini) meskipun sendirian. Insya Allah ana Mantap.

09 Juni 2008
Panji Gumilang mencalonkan diri jadi Presiden RI

Berita ini bukan sekedar isu belaka, tapi berita ini dihembuskan oleh orang2 NII KW9 sendiri.
Katanya mengunakan hukum RI sesat kafir, zalim, fasik (KZF).Tapi sekarang, jangankan bermaliyah yang dahulu dipaksakan sekarang sekarang sudah longgar, si As.Panji Gumilang malah mencalonkan diri jadi presiden.Hati2……..sekedar provokator.Dulu Megawati jadi presiden di bilang Ratu bulqisnya jaman sekarang dengan cara memaksakan dan mengartikan ayat2 mendukung pemahaman tersebut.Sulaiman diartikan NII KW9 yang akan menjatuhkan megawati atau RI.kenyataannya tidak terbuktikan.Megawati jatuh melalui pemilu, bukan oleh orang2 NII KW9.Kalian semua penipu atau tertipu sih?????? yang mengatasnamakan Islam, mengartikan ayat2 untuk kepentingan kekuasaan dan ekonomi serta kekayaan pribadi.sesat dan menyesatkan. itulah kata2 yang tepat untuk kalian semua, hai ……NII kw9.
Dahulu ada pos maliyah untuk munakahat, tarbiyah, tapi mau nikah eeee malah diminta lagi.mau sekolah anak dio mahad eee malah ditagih lagi.Padahal belasan tahu aktif di makhad, dengan pengorbanan yang tak terhitung jiwa raga , semuanya ternyata kita telah ditipu habisss.

Tapi aku tidak dendam, cukup allah yang membalasi, bukan allah yang dipersamakan oleh NII KW 9.(yaitu RUbubiyah , mulikyah, uluhiyah), Ingat!!!!!!!!!!!!!Allah tidak beranak, tidak beranak dan tidak pula diperanakan, tidak satupun serupa dengan dia,kata2 serupa ini ingat!!!!!!!!!!!termasuk taat pada allah sama dengann Taat sama NII KW9. semua pemahaman anda tentang ALAH SWT salah total.

Wahaiiii manusia yang berhati mulia, yang masih jujur, niatan karena allah,silakan saja engkau berjuang di NII KW9, karena, aku masih yakin masih ada orang2 yang jujur di situ. tapi kalian segeralah keluar dari sistem yang brtujuan dalam rangka proses pembusukan akhlak umat, penghancuran aqidah yang suci. ………….
Diposkan oleh kisahkudiNIIKW9 di 10:58

13 Juni 2008
Korelasi antara NII KW9 dan Sorga

Apa hubungan antara NII KW9 dengan sorga.mereka mengklaim hanya NII KW9 saja yang masuk sorga dalam golongan Islam .golongna di luar NII masuk neraka. Tapi ingat!!!!!! jangan tuduh orang di luar NII KW9 memfitnag ajaran NII kW9.justru orang2 NII KW9 sendiri yang memancing orang untuk berkata seperti itu.kalau ada yang salah bicara, jadinya yaaa…di tambah2i.makanya berfikirlah kembali. Restruktur kembali ajaran kalian.saya dengar2 salah seorang pimpinan nya berkata NII KW 9 akan terus berbenah mempe5rbaiki ajran2nya. kalau gitu aliran ga jelas dongg. pusiiing deh.mendingan berislamyang wajar2 saja.memang aku yakin Islam bisa tegak hanya melalui kekuasaan yaitu keuasaan yang berdasar islam, tapi cara2 NII KW9. berfikir seribu kali dulu dahhh.Aku lihat dan aku dengar pendukung NII semakin banyak yang keluar dari NII KW9.gua sebagai orang yang pernah jadi korban NII kw9 ga dendam, sakit hati sama siapapun, biarlah mungkindah begitu takdir jalan ku.Ingat berfikrlah secara matang2 dalam memahami islam.

About CakTip

Pelayan santri-santriwati Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463. Lahir di Segodorejo Sumobito Jombang JATIM di penghujung Ramadhan 1395 H. Pernah bantu-bantu di IPNU Sumobito Jombang, IPM SMA Muh 1 Jombang, beberapa LSM, karya ilmiah, teater, dll. Lagi demen-demenya sama design grafis (corel). Sekarang lagi ngarit rumput hidayah di lapangan perjuangan PM Arrisalah. Sekali waktu chekout ke beberapa tempat yang bikin penasaran untuk nambah ilmu. Duh Gusti! Nyuwun Husnu-l-Khatimah!

Posted on 17 Maret 2009, in Artikel, News, Pemikiran and tagged , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Saya adalah Mantan anggota NII KW IX……..!! Alhamdulillah ALLAH telah memberi saya hidayah dengan sabab saya kalah dalam berdebat……ketika ada pertanyaan ” MENGAPA kalo periode MEKKAH ayat2 MADINAH dipakai untuk berdkawah “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: