SEGALA TENTANG ARRISALAH

PONDOK MODERN ARRISALAH PROGRAM INTERNATIONAL

Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463

BAB I

PENDAHULUAN

A. Pengenalan

Adalah lembaga pendidikan Islam ala pesantren, yang mendidik para santri sesuai dengan petunjuk Allah SWT, dan tuntunan Rasulullah SAW.

Tugas utama pesantren meletakkan dasar-dasar ilmu pengetahuan agama dan umum sebagai langkah awal untuk mencapai kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

B. Sejarah Singkat Berdirinya.

Dirintis oleh Drs. KH. Muhammad Ma’shum Yusuf  Bin Taslim semenjak tahun 1982 dari nol, setelah tamat KMI dan IPD Gontor dan membantu mengajar di Pondok tersebut selama 20 tahun.

Diresmikan oleh Guru Beliau KH. Imam Zarkasyi (Pendiri dan Direktur KMI Pondok Modern Gontor) pada 26 Februari 1985, dengan nama “Madinatul Thullab” (Kota Santri), kemudian berkembang menjadi Pondok Modern Arrisalah Program Internasional.

C. Letak Geografis Kabupaten Ponorogo

Kabupaten Ponorogo dimana Pondok Modern Arrisalah berdiri terletak pada 111o17 – 111o52 Bujur Timur dan 7 o 49 – 8 o 20 Lintang Selatan di sebelah bagian Barat Daya wilayah Propinsi Jawa-Timur.  Memiliki ketinggian tempat antara 98 s/d 113 dpl dengan suhu udara berkisar antara 18oC- 31oC.

Kabupaten Ponorogo berbatasan sebelah utara dengan Kabupaten Madiun, sebelah selatan dengan kabupaten Pacitan, sebelah timur dengan kiabupaten Trenggalek, dan sebelah barat dengan kabupaten Wonogiri Propinsi Jawa-Tengah.

D. Keadaan iklim

Dengan rata-rata curah hujan yang ada di wilayah kabupaten Ponorogo berdasar data curah hujan rata-rata per-lima terakhir, maka kabupaten Ponorogo bisa dikatan relative basah dengan 5 bulan basah dan 7 bulan kering.

E. Sosok Santri yang Diharapkan Setelah Tamat.

1.  Dalam jangka jauh, sesuai dengan petunjuk Allah SWT, setiap santri harus meneladani Rasulullah SAW, karena Beliau adalah :

a.  Pejuang, berani berkorban dengan segala milik atau taruhannya, baik harta, pikiran atau jiwanya, hanya karena ridlo Allah SWT, bukan untuk duniawi. Ini adalah pahlawan pembela agama, negara dan kebenaran.

b.  Pemimpin yang takut kepada Allah, berangkat dari memimpin dan mengatur dirinya atau lingkungan yang menghajatkan ke jalan yang lurus dan memanfaatkan karunia Allah sebaik mungkin (bukan robot).

c.  Ulama (Ilmiawan) yang sholeh yang beriman kepada Allah, yang selalu belajar dan mengajarkan ilmunya kepada orang lain sehingga semakin luas pengetahuannya dan semakin bertambah kuat imannya.

d.  Mandiri, selalu berusaha untuk mampu mencukupi segala kebutuhannya, tidak menggantungkan belas kasihan orang lain, bahkan siap membantu orang lain.

  1. Berwawasan luas, rahmatan li-l-‘alamin, kasih sayang kepada hamba Allah -siapa saja- tanpa pandang bulu.

Adapun, sesuai dengan lembaga pendidikan KMI, setelah tamat berprofesi (keahlian) dalam bidang mengajar atau guru baik agama atau umum.

2.  Jangka pendeknya, sosok yang dikehendaki ialah:

a.  Beriman kuat dan berpengetahuan luas.

b.  Bisa melanjutkan studinya di berbagai perguruan tinggi dalam atau luar negeri (agama atau umum).

c.  Memiliki wawasan Islam yang luas (Nasional atau Internasional).

d.  Memiliki lapangan perjuangan yang jelas sebagai deposito akhirat, dan sumber ekonomi yang mapan untuk menopang perjuangannya.

Singkatnya: Menjadi ulama atau ilmiawan muslim dan pemimpin dunia, yang diterima amal perjuangannya oleh Allah di dunia dan akhirat.

F.   Keseimbangan

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan keseimbangan antara:

  1. Kepentingan dunia dan akherat.
  2. Ilmu pengetahuan umum dan agama.
  3. Wawasan nasional dan internasional.
  4. Penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris.
  5. Teori dan praktek.
  6. Kecerdasan moral dan intelektual.

G.   Ciri Khas:

  1. Bebas dari syirik dan khurafat.
  2. Beraqidah Ahlu-s-sunnah wal jama’ah.
  3. Berprogram  internasional, nasional dan teknologi.
  4. Menjadi rahmat manusia sedunia dan untuk semua golongan.
  5. Berdisiplin ketat dan semua kegiatan disesuaikan dengan syariat Islam.
  6. Bebas dari rokok, narkoba dan segala macam bentuk anarkhisme.
  7. Berijazah pondok dan negeri.

H.   Pelajaran Pokok dan Bahasa Pengantar

  1. pengetahuan agama Islam secara menyeluruh (kaffah).
  2. Ilmu pengetahuan umum dan teknologi.
  3. Pelajaran bahasa Arab dan Inggris diaplikasikan secara aktif sebagai bahasa pengantar pelajaran, percakapan, diskusi, menulis dll.
  4. Tahfidzul Qur’an dan al-Hadits serta pemahamannya secara maksimal.

Semua pelajaran agama berbahasa Arab dan semua pelajaran umum berbahasa Inggris. Setelah memahami bahasa dasar.

Semua pelajaran dimulai dari dasar, jadi relatif tidak ada kesulitan bagi santri/calon santri karena santri yang belum mampu akan dibimbing oleh Guru.

I.    Sistem pendidikan pesantren untuk mencetak santri unggulan, ini dengan :

  1. Ala manhaj Robbany dengan mujahadah yang tinggi, yaitu sistem pendidikan Islam dengan kesungguhan yang maksimal dan keikhlasan yang tinggi dan murni.
  2. Ala Nyantri/mondok, yaitu dengan sistem asrama terpisah antara putra dan putri, menerapkan tri-pusat pendidikan dengan pengawasan 24 jam oleh Ppimpinan, para guru dan pengurus.
  3. Dalam lingkungan yang agamis dan ilmiyah, bebas dari segala pengaruh buruk dengan disiplin yang ketat.
  4. Keseimbangan bobot pelajaran dalam kurikulum antara ilmu-ilmu pengetahuan agama dan pengetahuan umum.
  5. Penerapan bahasa resmi (Arab dan Inggris) secara aktif baik di kelas sebagai bahasa pengantar atau di asrama sepanjang hari sebagai bahasa pergaulan.
  6. Penerapan sistem sekolahan yang teratur (مدرسة منظّمة) untuk mencerdaskan pikir dan dlomir (otak dan hatinya) dalam memahami ilmu-ilmu pengetahuan agama dan umum.
  7. Penerapan oraganisasi Pesantren Tepat Teknologi Islam (PTTI), untuk melatih hidup yang teratur, dan penerapan kegiatan extrakurikuler, seperti: Olahraga, seni, dan ketrampilan untuk melatih kepemimpinan, ketrampilan hidup dan mengusir kejenuhan.
  8. Penerapan pendidikan kekeluargaan dan pendekatan secara individual (face to face) di samping pendidikan secara kolektif untuk berbagai permasalahan, agar lebih dekat antara guru dan santri seperti keluarga sendiri.

J.    Sistem Pendidikan ala Manhaj Ar-Robbany (Islam) diantaranya:

  1. Pendidikan dengan keteladanan (التربية بالقدوة )
  2. Pendidikan dengan kebiasaan atau fitrah (التربية بالعادة )
  3. Pendidikan dengan nasehat (التربية بالموعظة )
  4. Pendidikan dengan memberikan perhatian atau kasih sayang (التربية بالملاحظة )
  5. Pendidikan dengan memberikan hadiah, ganjaran dan hukuman (التربية بالعقوبة )
  6. Pendidikan dengan berbagai latihan atau ketrampilan (التربية بالممارسة )

 

 

 

K.   Do’a Arah Tujuan dan Wawasan.

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional adalah sebuah nama yang mengandung do’a, arah dan tujuan, serta wawasan sebagai berikut:

  1. Pondok, adalah tempat untuk mengaji atau mengajarkan Islam ala pesantren seperti yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, baik di Mekah atau di Madinah untuk mencetak santri yang seutuhnya seperti: Abu bakar, Umar, Utsman, Ali, Bilal, Salman Al-Farisi dll, untuk meneruskan perjuangan Rasulullah SAW, bahkan mereka dijanjikan oleh Allah SWT masuk surga.
  2. Modern, bukan ala budaya barat, tetapi berorientasi masa depan yang baik. Sedangkan masa depan yang baik itu adalah akhirat yang baik karena hidup khusnu-l-khotimah di dunia. Modern artinya men-jaman atau sesuai dengan jamannya, yaitu mengikuti syari’at Islam sebagai agama yang terakhir, mutakhir dan modern dan yang paling sempurna sampai hari kiamat serta diterima oleh Allah SWT di akhirat kelak.
  3. Arrisalah, artinya: Misi, wahyu atau kerasulan, yaitu: Mempelajari, mengajarkan dan meneladani Rasulullah SAW dalam menyampaikan wahyu Allah SWT.
  4. Program Internasional, artinya berencana dan berusaha untuk menggapai dunia, baik mencari ilmu, mempraktekkannya atau memperluas hubungan di dunia internasional sesuai dengan misi Rasulullah SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir untuk umat se-jagat, dan Islam adalah agama internasional.

Singkatnya, Pondok Modern Arrisalah Program Internasional adalah nama sebagai do’a, arah dan tujuan, sekalipun sebagai wawasan. Semoga pondok dan para santrinya mendapat ilmu yang luas dan bermanfaat dari manapun dan bisa dimanfaatkan untuk kemajuan dan kesejahteraan umat se-jagat baik di dunia atau di akhirat, walaupun baru bermula dari alif. Amiin wallahu akbar.

L.   Panca Jiwa Pondok Modern

Lima jiwa yang harus dimiliki oleh pondok dan penghuninya untuk mencapai kehidupan yang maju dan sejahtera baik di dunia maupun di akhirat.

Panca Jiwa Pondok yang dimaksud adalah:

  1. Jiwa Keikhlasan

Artinya: sepi ing pamrih, atau tidak mengharapkan pujian, atau bukan karena dorongan utuk memperoleh keuntungan dunia, tetapi semata-mata karena Allah untuk beribadah.

Inti dari keikhlasan BERAMAL MAKSIMAL KARENA ALLAH, bukan santai dan untuk mencari materi.

  1. Jiwa Kesederhanaan.

Artinya: tidak berlebih-lebihan, bisa mengukur kekuatan. Sederhana bukan berarti melarat atau miskin, tetapi malah melatih diri dalam menghadapi kesulitan atau perjuangan hidup.

Inti dari pada kesederhanaan yakni berlatih menyetir dan menguasai diri, berani maju pantang mundur.

  1. Jiwa berdikari.

Artinya: berlatih mandiri, tidak menyandarkan hidupnya atas bantuan dan belas kasihan orang lain.

Inti dari pada berdikari, yakni berani mandiri, bersandar kepada diri sendiri dengan berharap hanya pertolongan Allah SWT.

  1. Jiwa Ukhuwah Islamiyah.

Artinya: persaudaraan yang didasarkan persamaan agama yaitu Islam.

Inti dari Ukhuwah Islamiyah yakni mempererat persaudaraan se-iman se-agama di mana saja.

  1. Jiwa bebas.

Artinya: tidak terikat baik oleh orang lain atau pendapatnya sendiri yang belum tentu benarnya. Jadi bukan bebas (liberal) yang kehilangan arah dan tujuan atau prinsip bahkan tidak ada ikatan atau disiplin.

Inti dari pada bebas, yakni bebas dalam berfikir, berbuat dan menentukan jalan hidup dan perjuangan, sesuai dengan petunuk Allah SWT dan tuntunan Rasulullah SAW.

M. Semboyan Pondok ”Lillahi Arrisalah, Wa-r-Risalah Lillah”

     Artinya: Pondok dengan segala-galanya, lahir dan batinnya, semuanya adalah milik Allah SWT. Demikian juga Pondok dengan segala misi dan kegiatannya adalah semata-mata untuk menegakkan kalimah Allah SWT, dan hanya memohon pahala dan ganjaran kepada-Nya.

N. Kurikulum Pondok.

  1. Sesuai dengan petunjuk Allah SWT, sosok seorang muslim yang harus dicontoh adalah Rasulullah SAW. Rasulullah  adalah manusia biasa, tetapi setelah diberi petunjuk (wahyu) oleh Allah menjadi sosok unggulan yang berkwalitas dan mendapat pujian dari Allah SWT, dalam rangka untuk ditiru oleh umat manusia.
  2. Sosok yang berkwalitas yaitu pribadi yang memiliki iman yang kuat dan mempunyai ilmu yang luas baik ilmu agama atau ilmu-ilmu dunia.
  3. Dari petunjuk Allah SWT di atas maka keunggulan pribadi yang berkwalitas harus dimulai dengan menanamkan pendidikan agama yang masak dan menyeluruh (التفقه والكافة ) dan disertai atau diimbangi dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang tidak bertentangan dengan Islam, bahkan menopang kebenaran-kebenaran wahyu Allah SWT. Islam sama sekali tidak bertentangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kebenaran ilmu pengetahuan sekarang ini, sudah diberitakan dalam Al-Qur’an berabad-abad yang silam, hanya saja yang menekuni dan mencari-cari kebenaran ilmu pengetahuan itu kebanyakan bukan orang Islam. maka sekarang tinggal mencocokkan dan mengambil manfaatnya, atau meneruskan sedalam-dalamnya dan menanamkannya kepada generasi muslim dengan sungguh-sungguh. Dengan sendirinya harus dilandasi dengan iman yang kuat. Jadi, kurikulum pondok adalah keseimbangan antara kepentingan dunia dan akherat, dengan cara mementingkan pelajaran-pelajaran agama tanpa mengesampingkan ilmu-ilmu dunia.

P. Management Pondok.

  1. Untuk mencapai kesuksesan hidup, di dunia dan di akhirat hanya dengan petunjuk Allah SWT. Diantaranya petunjuk Allah untuk mengatur dan beribadah adalah sholat.
  2. Yang harus dilakukan dalam shalat di antaranya:
    1. Dikerjakan sesuai petunjuk Allah SWT, dan tuntunan Rasulullah SAW (Islam) الإسلام .
    2. Selalu memburu waktu, dan mendisiplin diri, di awal waktu paling istimewa (Adhan) أذان  .
    3. Dimulai dengan membersihkan diri, pakaian dan tempat (wudlu) وضوء .
    4. Menghadapkan diri ke kiblat, bershaf yang lurus dan rapat, dan berusaha untuk di shaf pertama (shaf) قبلة وصفّ  .
    5. Berniat dengan ikhlas, bahwa apa yang dilakukan ini karena Allah, bukan untuk apa dan siapa, serta mengagungkan-Nya نية و تكبيرة الإحرام .
    6. Bersumpah dihadapan-Nya, bahwa hidup dan matinya hanya untuk Allah (iftitah) إفتتاح
    7. Selalu mengikuti gerak-gerik imam dengan baik tanpa berselisih (و طمأنينة  خضوع وخشوع).
    8. Di saat berdiri tegak di atas, rukuk di tengah, dan sujud di bawah, tetap mengagungkan Allah SWT (إعتدال،ركوع وسجود  ).
    9. Tidak boleh berpaling ke-sana ke-mari, kecuali sudah sempurna shalatnya (السلام ).
    10. Iman berhalangan, ma’mum harus siap mengganti dan meneruskan shalatnya. Dan kalau imam salah atau lupa, boleh menegur dengan bijaksana (العذروالسهو).
    11. Imam harus baik dalam segala hal, contoh terbaik buat ma’mumnya, karena dia adalah ikutan para ma’mum (إمام ومأموم ).
    12. Imam dan ma’mum sama-sama berdisiplin dan menjaga diri, supaya shalatnya  tetap khusyu’  dan diterima oleh Allah SWT. (آمين )
    13. Maka, management shalat itu bisa dipraktekkan dalam upaya mengelola pondok, yang pasti diridlai oleh Allah SWT.
      1. Harus mengikuti sepenuhnya petunjuk Allah SWT dan tuntunan Rasulullah SAW, supaya di akherat kelak mendapat pahala dan pertolongan Allah SWT, serta mendapat syafa’at Rasulullah SAW.
      2. Disiplin waktu, tidak leha-leha atau santai.
      3. Bersih diri lahir bathin.
      4. Merapatkan barisan, dan berusaha terdepan.
      5. Pamrih ibadah, perjuangan, dan pengabdian hanya karena Allah, bukan untuk manusia atau untuk dirinya, tidak merasa lebih kepada yang lain.
      6. Apa saja yang dilakukan hanya untuk menopang perjuangannya (ibadatan Lillah).
      7. Anggota taat patuh kepada pimpinan dalam mencapai tujuan, tetapi kalau pimpinan salah atau lupa, ma’mum boleh menegur dengan bijaksana tanpa mengurangi dan mengganggu jalannya perjuangan.
      8. Ketika perjuangan di atas, di tengah, atau di bawah harus tetap istiqomah, tetap berpegang teguh, bahwa Allah Maha Agung.
      9. Harus konsentrasi, tidak boleh menoleh ke kiri dan ke kanan serta tidak boleh ragu-ragu.
      10. Setiap individu harus siap memimpin, atau meneruskan perjuangan apalagi bagi yang dekat imam atau yang lebih mampu meneruskan.
      11. Pimpinan harus baik, karenanya sebagai panutan, paling bertaqwa, berilmu atau mampu.
      12. Pimpinan dan anggota harus saling menjaga disiplin, menjaga diri, supaya perjuangan dan dedikasinya diterima oleh Allah SWT.

Akhirnya, isi perjuangan, usaha, dan gerak harus sesuai dengan kandungan Al-Fatihah, Insya Allah, Allah akan mengabulkan do’a kita dan menerimanya, Amin.

  1. Q.     Pengembangan Lembaga Pesantren.
    1. Islam adalah agama da’wah. Lewat lembaga pesantren Islam harus dikembangkan yang bisa menjangkau semua manusia dari berbagai tingkatan umur, lapisan masyarakat atau berbagai profesi.
    2. Jadi, lembaga pesantren bisa dikembangkan untuk:
      1. Manusia sejagat, maka memerlukan bahasa asing.
      2. Tingkatan manusia, maka memerlukan tingkat dasar, tingkat menengah, dan tingkat dewasa.
      3. Tingkat profesi, sesuai dengan kebutuhan hidup memerlukan program seperti program internasional, program nasional, program ekonomi, program teknologi, program kesehatan, program penghijauan dan lain-lain.
      4. Dengan sendirinya, pengembangan pesantren harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan,  setelah kuat dan mapan ilmu-ilmu dasarnya baik agama, ilmu pengetahuan atau bahasa.
      5. Pengembangan lembaga pendidikan harus dimulai dengan  menguatkan fondasi-fondasi yang ada sebelumnya, sehingga tidak ada kesan hanya sekadar banyak tetapi morat-marit tidak teratur, yang tidak menghasilkan sosok yang berkwalitas.

R. Disiplin

Disiplin adalah faktor penunjang keberhasilan belajar santri, diantaranya ialah: Disiplin ibadah, disiplin sekolah, disiplin asrama, disiplin bahasa, dan disiplin pergaulan sehari-hari.

Pelanggaran setiap disiplin dikenai sanksi yang bersifat mendidik dan tidak ada sanksi fisik atau ancaman dan tanpa diskriminasi (semua santri mendapat perlakuan sama dalam segala disiplin).

S. Ekstrakurikuler 

Kegiatan ekstrakurikuler dipraktekkan dalam Organisasi Pelajar Pesantren Tepat Teknologi Islam (PTTI) dengan kegiatan rutin dan terorganisir, seperti: pidato dan diskusi dalam tiga bahasa, kepramukaan, beladiri, berbagai macam olahraga, seni dan ketrampilan. Seni kaligrafi dan praktek komputer diwajibkan bagi santri dan nilainya dicantumkan dalam raport per-semester.

T. Kelanjutan Setelah Tamat

Pondok dengan pola pembinaan berbentuk “kulliyah’ setingkat dengan universitas di luar negeri, maka setelah tamat santri dapat melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi di dalam negeri maupun di luar negeri.  Atau kembali ke masyarakat dengan berbagai profesi, seperti ‘ulama atau kiai, dosen, politikus, pengusaha, pegawai dan lain sebagainya.  Sebab santri telah dipersiapkan dengan lapangan perjuangan yang jelas serta lapangan ekonomi yang mapan.

U. SARANA PENDIDIKAN DAN FASILITAS

Sarana pendidkan yang dimiliki bermula dari nol; di bawah pohon tanpa meja-bangku hingga bisa bertambah seperti yang disaksikan saat ini;

  1. Lokasi Kampus; sangat strategis, di desa yang tidak jauh dari kota, mudah dijangkau sarana transportasi dan komunikasi, aman, nyaman, bebas polusi dan terhindar dari pergaulan yang tidak edukatif serta pengaruh lingkungan yang kurang kondusif.
  2.  Sarana Belajar; ruang belajar mencukupi dan sesuai standar, 4 gedung pertemuan, perpustakaan, laboratorium, sarana ibadah, dan perkantoran.
  3.  Sarana Penunjang; Olahraga: sarana berbagai cabang olahraga (sepakbola, bola voli, renang, bela diri, bola basket, badminton, tennis meja, sepak takraw). Telekomunikasi: Wartel, warnet, dll.

V. LEMBAGA PENDIDIKAN DI PESANTREN PROGRAM INTERNASIONAL

Lembaga pendidikan Pondok Modern Arrisalah  Program Internasional berawal dari semacam SD Pamong ala sekolahan sederhana, yang kemudian berubah menjadi Kulliyatu-l-Mu’allmin wa-l-Mu’allimat Al-Islamiyah ditingkatkan dengan program internasional, yakni program pengajaran dengan aberorientasi dua bahasa dunia (semua pelajaran agama berbahasa Arrab dan semua pelajran umum berbahasa Inggris) dengan ditambahkan standarisasi Tsanawiyah atau ‘Aliyah.

  1. 1.      Taman Kanak-Kanak Islam Arrsialah
    1. Ditempuh usia minimal 4 tahun/usia TK selama 3 tahun.
    2. Setelah tamat mendapatkan ijazah pondok (TKIA).
    3. 2.      Kulliyatu-l-Mubtadiin wa-l-Mubtadiat Al-Islamiyah (Pesantren Kecil Putera dan Puteri); Setingkat SD/MI.
      1. Ditempuh usia 7 tahun/usia SD/MI selama 6 tahun.
      2. Setelah tamat mendapatkan ijazah pondok dan negeri (SD/MI).
    4. 3.      Kulliyatu-l-Muallimin wa-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI Putera dan KMI Puteri); Setingkat SMP/Mts dan atau SMU/MA.
      1. Ditempuh tamatan SD/MI selama 6 tahun.
      2. Ditempuh tamatan SLTP/MTs selama 4 tahun.
      3. Setelah tamat mendapatkan ijazah pondok dan negeri (MTs/MA).

W. PENGKADERAN

Untuk menambah wawasan ke-Islaman para santri, Pondok Modern Arrisalah Program Internasional telah mengirimkan alumninya untuk menempuh studi di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, beberapa alumni telah selesai menempuh jenjang S1 dan sedang menempuh jenjang S2 di sana.

Santri yang telah lulus KMI dapat melanjutkan studi langsung ke berbagai fakultas di perguruan tinggi tersebut serta ke berbagai belahan dunia lainnya, seperti: Makkah, Madinah, Yaman, Pakistan, Yordania, Libya, Malaysia, dan diharapkan bisa melanjutkan studinya di berbagai disiplin ilmu di Eropa.

X. KEGIATAN PEREKONOMIAN

Berawal dari jualan minyak tanah di tepi jalan, jualan daun pisang dan sayur kangkung berkembang menjadi berbagai usaha yang tetap dikembangkan sekarang ini, tidak pernah berhenti, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

1. Tujuan Perokonomian Pondok.

Tujuan pondok Pondok Modern Arrisalah Program Internasional belum pernah berubah hingga kini, , yaitu:  mendidik dan menolong para santri yang tidak mampu. Dengan mengkonsentrasikan tujuan perekonomian pondok pada:

  1. Mencetak kader pemimpin umat dunia yang memiliki dedikasi tinggi terhadap perjuangan dan mapan lapangan ekonominya.
  2. Mampu membiayai semua santri dan gurunya, dan mampu menaikkan haji semua guru secara bertahap seperti-halnya Al-Azhar University Kairo Mesir yang mampu membiayai lebih dari 3000 orang mahasiswa dan dosennya.  Sebab Pondok Modern bersinthesa pada:
    1. Makkah dan Madinah, karena keabadian ibadah & dakwah Islamiyah.
    2. Al-Azhar University Kairo Mesir, karena luasnya wakaf yang dimiliki hingga mampu menunjang biaya pendidikannya.
    3. Syanggit dari Tripoli Libia Afrika, karena kedermawanan para pengasuhnya.
    4. Santineketan Libia, karena kesederhanaan penghuninya.

2. Cara Mencapai Tujuan

Cara mencapai tujuan ini adalah dengan berbagai macam usaha yang bisa dilakukan, tetapi harus halal dan diridloi Allah SWT walaupun sangat sederhana.

  1. a.      Usaha yang dijalankan terus hingga kini adalah:
    1. Pertokoan.
    2. Pertanian.
    3. Perikanan darat.
    4. Perkebunan jati, akasia manium, lamtorogung, mangga, mente (baru dibuka).
    5. Pelayanan Balai Kesehatan bagi santri dan masyarakat umum.
    6. Penyertaan saham dan pendirian bank Syari’ah, dll.
    7. b.      Usaha yang macet karena beberapa hal:
      1. Perusahaan sabun deterjen (perizinan sudah selesai demikian juga dengan PT-nya (Duta Indonesia), dan beberapa peralatan permesinan di kampus.
      2. Pasar syari’ah dan pertokoan di Balong Ponorogo, baru dua buah toko dan pondasinya.
      3. Hotel Syari’ah dan Taman wisata ilmu Pengetahuan di Ponorogo kota.
      4. Bank Syari’ah di kota Madiun, baru dibangun perkantoran dan halamannya.
      5. Taman Wisata Air yang diresmikan menteri Pariwisata (I Gde Ardika).
      6. c.       Faktor penyebab belum terealisasinya beberapa usaha pondok:
        1. Semua hasil yang ada dimanfaatkan untuk pembiayaan operasional pendidikan, pembiayaan guru-guru muda dan untuk pembiayaan pergedungan (masjid, asrama, balai kesehatan, perbankan dan lain-lain). Yang terakhir semuanya belum sempurna.
        2. Krisis ekonomi yang berkepanjangan dan bekali-kali ganti presiden yang disertai bergantinya kebijaksanaan.
        3. Pondok belum memiliki sumber dana yang mapan, tetap dan memadai.
        4. d.      Faktor penunjang tetap bertahannya pondok dengan segala usahanya.

Alhamdulllah, pertolongan Allah datang dari segala sudut dan arah, umpamanya:

  1. Kepercayaan masyarakat semakin bertambah.
  2. Alumni tersebar di seluruh Indonesia dan segenap penjuru dunia, para santri bisa melanjutkan pendidikannya ke berbagai perguruan tinggi baik dalam atau luar negeri (Mahasiswa yang berasal dari Pondok Modern Arrisalah di Al-Azhar Mesir lebih dari 50 orang).
  3. Pondok dengan luas kampus lebih dari 10 Ha dan semua tempat usaha pondok berada di atas tanah milik pondok (surat hak milik).
  4. Tidak kekurangan guru pendidik yang berpengalaman (mayoritas alumni Pondok Modern Arrisalah), baik yang sudah keluarga atau masih mahasiswa.
  5. Sarana pendidikan cukup walaupun masih sederhana tetapi terus diperbaiki dan disempurnakan.
  6. e.       Pembangunan Sarana-Prasarana dan Pemberdayaan Ekonomi Mandiri yang sedang diprioritaskan.
    1. Pembangunan Sarana-Prasarana yang sedang diprioritaskan.
      1. Pembangunan Masjid Jami’ “Allahu Akbar” Pondok Modern Arrisalah Program Internasional untuk santri putra, dengan capaian 40% (pengecoran rangka utama).
      2. Pembangunan Masjid Jami’ “Lillahi Wahdah” Pondok Modern Arrisalah Program Internasional untuk santri putri, dengan capaian 10% (kepemilikan tanah).
      3. Pembangunan 3 lokal Asrama untuk santri-santriwati luar negeri (putra, putri, dan santri kecil), dengan capaian 30% (telah ada gedung).
      4. Pembangunan laboratorium IPA dan IPS untuk Madrasah Aliyah Arrisalah, dengan capaian 30% (telah ada gedung).
      5. Pembangunan laboratorium IPA dan IPS untuk Madrasah Tsanawiyah Arrisalah, dengan capaian 30% (telah ada gedung).
      6. Pembangunan laboratorium IPA dan IPS untuk Sekolah Dasar Islam Arrisalah, dengan capaian 30% (telah ada gedung).
      7. Pembangunan Taman Visualisasi Kebesaran Ilahi, dengan capaian 30% (telah ada gedung).
      8. Pengembangan laboratorium computer untuk Santri-santriwati, dengan capaian 40% 30% (telah ada gedung dan beberapa unit komputer).
      9. Pengembangan kolam renang untuk Santri, dengan capaian 40% (telah ada bangunan utama).
      10. Pemberdayaan Ekonomi Mandiri yang sedang diprioritaskan.
        1. Perkebunan Jambu Monyet (mente) 10 Ha di atas tanah/lahan milik pondok sendiri dan telah tertanam 50000 batang mente, dengan capaian 40% (telah ada lahan dan tertanam 5000 batang mente).
        2. Pertokoan dan pasar syari’ah di Kecamatan Balong Ponorogo 20% (telah ada pondasi).
        3. Pendirian Bank Syari’ah di kota Madiun dan penanaman modal di bank syari’ah Ponorogo 30% (telah berdiri dan berjalan 1 Bank pusat di Ponorogo dan 1 Bank Cabang di Kota Madiun ).
        4. Penyempurnaan perikanan darat di pondok serta penyempurnaan Taman Wisata Airnya.
        5. Pendirian Hotel Syari’ah untuk umum dan Taman Wisata Ilmu Pengetahuan untuk remaja kecil di kota Ponorogo.

FORMATUR PENGURUS

PONDOK MODERN ARRISALAH PROGRAM INTERNASIONAL

JAJARAN DIREKSI  DAN KEPALA SEKOLAH

 

  1. A.     Pimpinan Pondok & Direktur Sekolah
    1. KH. Drs. Muhammad Ma’shum Yusuf                                                Ponorogo

 

  1. B.      Wakil Direktur Sekolah
    1. Ust. Shoiman Lukman Hakim                                                  Ponorogo
    2. Ust. H. Sya’roni, Lc                                                                  Ponorogo
    3. Ust. Sunartip, S.HI                                                                   Jombang
    4. Ust. Rudianto, A.Md.T                                                             Ponorogo
  1. C.      Majelis Kaderisasi dan Karir Guru
    1. Ust. Imam Rohani                                                                   Ponorogo
    2. Ust. Zaenal Arifin Sholihun                                                     Ponorogo
    3. Ust. Imron Mudatsir                                                               Ponorogo
    4. Ustdzh. Hj. Siti Aisyah                                                             Ponorogo
    5. Ustdzh. Nurul Wahyuni                                                           Ponorogo

 

  1. D.     Direktur Bidang Kesiswaan
    1. Ust. Abu Nashir Shiddiq, S.Ag                                                 Ponorogo
    2. Ust. Sujono                                                                              Ponorogo
    3. Ust. Sarkam, S.Ag                                                                    Ponorogo
    4. Ust. Sunartip, S.HI                                                                   Jombang

 

  1. E.      Direktur Bidang Ekonomi
    1. Ust. Lamijan Effendi                                                               Ponorogo
    2. Ust. Shoimun, S.Pd.I                                                                Ponorogo
    3. Ust. Syamuri Syech                                                                 Ponorogo
    4. Ust. Budiono, S.Pd.I                                                                 Ponorogo
    5. Ust. Didik Nurhadi, S.Pd                                                          Ponorogo

 

  1. F.       Direktur Bidang Publikasi
    1. Ust. Imam Fathurrozi                                                              Ponorogo
    2. Ust. Imam Supardi                                                                  Ponorogo
    3. Ust. Daun Abdullah, S.Ag                                                        Ponorogo

 

  1. Direktur Bidang Inventarisasi dan Pembangunan
    1. Ust. Wuhin Abdullah                                                               Ponorogo
    2. Ust. Imam Muhtar                                                                  Ponorogo


  1. H.     Direktur Pembimbing Gugus Depan
    1. Ust. Jamikun Sofyan Hidayat                                                  Ponorogo
    2. Ust. Muslim Wihantoko, S.Sos.I                                              Ponorogo
  1. I.        Pengurus IKPA Pusat
    1. Ust. Sunartip, S.HI                                                                   Jombang
    2. Ust. Sarkam, S.Ag                                                                    Ponorogo
    3. Ust. Serin Abdurrouf, S.Ag                                                      Ponorogo
    4. Ust. Budiono, S.Pd.I                                                                 Ponorogo
    5. Ust. Agus Aminan, S, Pd.I                                                        Ponorogo
    6. Ust. Imam Ghozali, S.Ag                                                         Ponorogo
    7. Ust. Shoiman Lukman Hakim                                                  Ponorogo
    8. Ust. Zaenal Arifin Sholihun                                                     Ponorogo
    9. Ust. Iman Nurdin, S.Pd.I                                                          Ponorogo
  1. J.        Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Arrisalah
    1. Ust. Imam Ghazali, S.Ag                                                         Ponorogo
    2. Ust. Agus Santosa, SHI                                                            Ponorogo
  1. K.      Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Arrisalah
    1. Ust. Budiono, S.Pd.I                                                                 Ponorogo
    2. Ust. Imam Suharji, S.Ag                                                          Ponorogo
  1. L.       Kepala Sekolah Dasar Islam Arrisalah
    1. Ust. Ahmad Yasin, S.Pd                                                           Ponorogo
    2. Ust. Taufiqurrahman, SHI                                                       Padang
  1. M.   Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak Islam Arrisalah
    1. Ustdzh. Sri Wahyu, S.Pd.I                                                        Ponorogo
    2. Ustdzh. Suprihatin, S.Pd.I                                                         Tulungagung

 

 

KEPALA STAFF DAN STAFF DEWAN GURU

PUTRA

  1. N.   FORMATUR STAFF PUTRA
    1. a.       Sekretaris Pimpinan Pondok

Gedung Gelora Barat

  1. Ust. Iqbal Rusli                                                                                                 Riau
  2. Ust. Didik Winarno                                                                                         Ponorogo
  3. b.      Administrasi

Gedung Reformasi Lt. 1 Utara

  1. Ust. Firman Muharram                                                                                 Tasikmalaya
  2. Ust. Anas Alinuha                                                                                           Trenggalek
  3. Ust. Muhammad Luthfi Iskandar                                                             Tegal
  4. c.       Pengasuhan Santri dan Dirosah Salafiyah

Gedung Gelora Timur

  1. Ust. Nasir Nasrudin                                                                                        Jakarta
  2. Ust. Agus Supriyadi                                                                                        Semarang
  3. Ust. Yudhi Ahmad Bashori                                                                          Magetan
  4. Ust. Adi Sumarno Putra                                                                                               Ponorogo
  5. d.      Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI)

Gedung Al-Karim

  1. Ust. Harwandi                                                                                                  Aceh
  2. Ust. Pronika Satria                                                                                          Lampung
  3. Ust. Joko Bayu                                                                                                 Lampung
  4. Ust. Bayu Saputra                                                                                           Jambi
  5. e.      Pembimbing Santri Baru

Gedung Duta Indonesia

  1. Ust. Nur Octavian, SH.I                                                                                 Jakarta
  2. Ust. Ahmadi                                                                                                      Semarang
  3. Ust. Aliyasmanto                                                                                            Jambi
  4. Ust. M. Andrie Bagia                                                                                     Sumedang
  5. f.        Pembimbing Muhadloroh dan Pelajaran Sore

Gedung Gelora

  1. Ust. Yusron Mashuda                                                                                   Ponorogo
  2. Ust. Muhammad Sa’i                                                                                    Ponorogo
  3. Ust. Sulaiman                                                                                                   Jakarta
  4. Ust. Ali Musthofa                                                                                           Ponorogo
  5. g.       Pembimbing Bahasa                            

Gedung Duta Indonesia

  1. Ust. Domis                                                                                                         Lampung
  2. Ust. Haryono                                                                                                    Ponorogo
  3. Ust. Wahyudi                                                                                                   Palembang
  4. h.      Pembimbing Persatuan Silat Arrisalah

Gedung Malaysia Dua Utara                                                                             

  1. Ust. Heri Miswar                                                                                             Aceh
  2. Ust. M. Rizal                                                                                                      Aceh
  3. i.        Pembimbing APG

Gedung Hamba

  1. Ust. Nur Cholis                                                                                                 Lampung
  2. Ust. Heriyadi                                                                                                     Bangka
  3. j.        Majelis Pembimbing Koordinator Gerakan Pramuka

Gedung Hamba Selatan

  1. Ust. Adib Ahmad                                                                                            Jombang
  2. Ust. Deden Hendrawan                                                                                               Subang
  3. k.       Staff Madrasah Tsanawiyah-Aliyah

Gedung Reformasi Lt. 1 Selatan

  1. Ust. Fathurrozi Ali                                                                                           Ponorogo
  2. Ust. Muhammad Farichin                                                                            Semarang
  3. Ust. Mahmud Rifa’I                                                                                       Lampung
  4. Ust. Nurkholis                                                                                                  Ponorogo
  5. l.        Warnet dan Laboratorium Komputer

Gedung Reformasi Lt. II Selatan

  1. Ust. Sugeng Riadi                                                                                            Kalimantan
  2. Ust. Sigit Setiawan                                                                                         Ponorogo
  3. m.    Wartel Pondok Arrisalah

Gedung Reformasi Lt. II Utara

  1. Ust. Muhammad Yunus Arrasyid                                                             Riau
  2. USt. Asikin Hermansyah                                                                              Bandung
  3. n.      Wartel Balong Utara

Gedung Wartel Balong Utara

  1. Ust. Katiran                                                                                                       Ponorogo
  2. o.      Basra (Gedung Malaysia Dua Utara)
    1. Ust. Agus Santoso, SH.I                                                                                                Ponorogo
    2. Ust. Nasir Nasruddin                                                                                     Jakarta
    3. Ust. Chamid Baidlowi                                                                                    Ponorogo
    4. Ust. Anas Ali Nuha                                                                                         Trenggalek
    5. Ust. Adi Sumarno Putra                                                                                               Ponorogo
    6. p.      Usaha Kesejahteraan Pondok (UKP) GUNDIK

Gedung Ria Nusantara

  1. Ust. Chamid Baidlowi                                                                                    Ponorogo
  2. Ust. Miftahuddin                                                                                            Bogor
  3. Ust. Nova Budi Aslimin                                                                                 Ponorogo
  4. Ust. Rudi Triyanto                                                                                           Ponorogo
  5. q.      Pengurus Tanah di Purbosuman
    1. Ust. Serin Abdurrouf, S.Ag                                                                         Ponorogo
    2. r.        Pembimbing Jam’iyatul Qurra’
      1. Ust. Rahmuje Emawanalu                                                                           Bengkulu
      2. Ust. Muhammad Yunus               Arrasyid                                                               Jambi
      3. s.       Pembimbing Risalah News

Gedung Malaysia II

  1. Ust. Jefri                                                                                                             Jambi
  1. t.        Pembimbing Photography

Gedung Malaysia II

  1. Ust. Eko Teguh Imam Santoso                                                                  Jambi
  2. Ust. Fahmi Chotib                                                                                           Jakarta
  3. u.      Pengasuhan Santri Mubtadi’in

Gedung 17 Agustus

  1. Ust. Dian Abdullah                                                                                         Banten
  2. Ust. Taufiqurrahman, S.HI                                                                          Padang
  3. Ust. Fahrul Dawam                                                                                        Bekasi
  4. Ust. Agus Santosa                                                                                          Ponorogo
  5. Ust. Radilla                                                                                                        Pontianak
  6. Ust. Heri Budiono                                                                                           Semarang
  7. Ust. Yusuf                                                                                                          Malang
  8. Ust. Abdul Saepul Rohman                                                                         Cianjur
  9. v.       Peternakan Sapi
    1. Ust. Imam Mukhtar                                                                                       Ponorogo
    2. w.     Pembimbing Rayon/Asrama

a)    Rayon Malaysia I dan II

  1. Ust. Eko Teguh Imam Santoso                                                                  Jambi
  2. Ust. Heri Miswar                                                                                             Aceh

b)   Rayon Zarkasyi

  1. Ust. Nur Cholis                                                                                                 Lampung
  2. Ust. Heriyadi                                                                                                     Bangka

c)    Rayon Pusaka I dan II

  1. Ust. Domis                                                                                                         Lampung
  2. Ust. Haryono                                                                                                    Ponorogo
  3. Ust. Wahyudi                                                                                                   Palembang

d)   Rayon Duta Indonesia (Santri Baru)

  1. Ust. Nur Octavian, SH.I                                                                                 Jakarta
  2. Ust. Ahmadi                                                                                                      Semarang
  3. Ust. Aliyasmanto                                                                                            Jambi
  4. Ust. M. Andrie Bagia                                                                                     Sumedang
  5. x.       Pembimbing Konsulat

a)      Konsulat Ponorogo

  1. Ust. Chamid Baidlowi
  2. Ust. Yusron Mashuda
  3. Ust. Didik winarno
  4. Ust. Agus Santosa
  5. Ust. Muhammad Sa’i
  6. Ust. Fathurrozi Ali
  7. Ust. Adi Sumarno Putra

b)      Konsulat Aceh dan Sumatra Utara

  1. Ust. Harwandi
  2. b.      Ust. Heri Miswar
  3. c.       Ust. Muhammad Rizal

c)       Konsulat Padang, Riau dan Sekitarnya

  1. Ust. Taufiqurrohman, S.HI
  2. Ust. Iqbal Rusli
  3. Ust. Muhammad Yunus Arrasyid

d)      Konsulat Jambi

  1. Ust. Eko Teguh Iman Santoso
  2. Ust. Aliyasmanto
  3. Ust. Jefri
  4. Ust. Bayu Saputra

e)      Konsulat Sumatra Selatan, Lampung dan Bangka

  1. Ust. Domis
  2. Ust. Pronika
  3. Ust. Joko Bayu
  4. Ust. Nur Cholis

f)       Konsulat DKI Jakarta

  1. Ust. Nasir Nasruddin
  2. Ust. Fahmi Chatib

g)      Konsulat Kars Jawa Barat

  1. Ust. Nur Oktavian
  2. Ust. Fahrul Dawam
  3. Ust. Miftahudin

h)      Konsulat Priangan

  1. Ust. Firman Muharram

i)        Konsulat Jawa Tengah

  1. Ust. Ahmad Yasin
  2. Ust. Agus Supriyadi
  3. Ust. Ahmadi
  4. Ust. Heri Budiono

j)        Konsulat Jawa Timur

  1. Ust. Adib Ahmad
  2. Ust. Anas Ali Nuha
  3. Ust. Yudhi Ahmad Bashori

k)      Konsulat Indonesia Timur

  1. Ust. Radilla
  2. Ust. Sugeng Riadi
  3. y.       Guru Pengabdian
    1. Ust. Haryono                                                                                                   Ponorogo
    2. Ust. Nurkholis                                                                                                 Ponorogo
    3. Ust. Wahyudi                                                                                                  Palembang
    4. Ust. Heriyadi                                                                                                   Bangka
    5. Ust. Ali Musthofa                                                                                          Ponorogo
    6. Ust. Nova Budi Aslimin                                                                                                Ponorogo
    7. Ust. Muhammad Farikhin                                                                          Semarang
    8. Ust. Mahmud Rifa’I                                                                                      Lampung
    9. Ust. Rudi Triyanto                                                                                         Ponorogo
    10. Ust. Muhammad Luthfi Iskandar                                                            Tegal
    11. Ust. Abdul Saepul Rohman                                                                       Cianjur
    12. Ust. Deden Hendrawan                                                                              Subang
    13. Ust. Muhammad Sulaiman                                                                        Jakarta
    14. Ust. Asikin Hermansyah                                                                             Bandung

PUTRI

  1. O.   FORMATUR STAFF PUTRI
    1. a.       Sekretaris Pondok, Pengasuhan Santri, Lab. Komputer & Pemb.  Ekstrakulikuler

Gedung Fatimah Kamar I

  1. Ustd. Aureola Rusydiyati RM, S.Pd                                                         Ponorogo
  2. Ustd. Eko Kurnianingsih                                                                              Ponorogo
  3. Ustd. Siti Rohmaturrosyidah Ratnawati                                                Ponorogo
  1. b.      Administrasi

Gedung PTTI                                                    

  1. Ustd. Sukatin, S.Pd.I                                                                                     Jambi
  2. Ustd. Umi Masyalakah                                                                                 Ponorogo
  1. c.       Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI)

Gedung Nusantara III                                  

  1. Ustd. Tri Muryanti, S.Pd.I                                                                           Ponorogo
  2. Ustd. Nanik Sri Wahyuni                                                                             Ponorogo
  3. Ustd. Naini Dwi Rahmawati                                                                       Trenggalek
  4. Ustd. Zariyah Fitriani                                                                                     Ponorogo
  1. d.      Guru Pengabdian & Pembimbing Santriwati Baru

Gedung Fatimah Selatan

  1. Ustd. Tri Muryanti, S.Pd.I                                                                           Ponorogo
  2. Ustd. Ningsih Tri Hartini                                                                               Serang
  3. Ustd. Wiwik Prasetyo Ningsih                                                                   Palembang
  4. Ustd. Retnowati                                                                                             Ponorogo
  5. Ustd. Umi Rofi’ah                                                                                          Ponorogo
  6. Ustd. Nur Cahyanti                                                                                        Pangkalabu
  7. e.      Pembimbing Bahasa

Gedung Aisyah Kamar III                            

  1. Ustd. Siti Aminah                                                                                           Ponorogo
  2. Ustd. Risya Dwi Kuswanti                                                                           Ponorogo
  3. Ustd. Salwatia Rahma Jibran                                                                     Bau-BAu
  4. Ustd. Santi Setiawati                                                                                    Cianjur
  1. f.        Pelajaran Sore & Muhadhoroh

Gedung Aisyah Kamar III

  1. Ustd. Nanik Sri Yanti                                                                                     Ponorogo
  2. Ustd. Haflina                                                                                                    Aceh
  3. Ustd. Barozatul Fajrin                                                                                   Blitar
  4. Ustd. Dara Erna                                                                                               Jakarta
  1. g.       Majelis Pembimbing Koordinator Gerakan Pramuka

Gedung Nusantara III                                  

  1. Ustd. Nia Yuniasari                                                                                        Palembang
  2. Ustd. Tyas Rumanti                                                                                       Ponorogo
  3. Ustd. Nailur Rahma                                                                                       Ponorogo

 

  1. h.      MTs/MA

Gedung Nusantara III                                  

  1. Ustd. Estri Kurnia Maulita                                                                           Ponorogo
  2. Ustd. Siti Khomsiyah                                                                                     Ponorogo
  3. Ustd. Elis Ngundahtik                                                                                   Ponorogo
  4. Ustd. Nurhayati                                                                                              Ambon
  1. i.        Wartel Pondok

Gedung PTTI                                                    

  1. Ustd. Siti Jarwati, S.Pd.I                                                                               Ponorogo
  2. Ustd. Puspita Ristanti                                                                                   Lampung
  3. Ustd. Khoirun Nisa                                                                                        Jakarta
  1. j.        Basra

Gedung Reformasi lantai I Timur           

  1. Ustd. Siti Jarwati, S.Pd.I                                                                               Ponorogo
  2. Ustd. Sukatin                                                                                                   Ponorogo
  3. Ustd. Eko Kurnianingsih                                                                              Ponorogo
  4. Ustd. Ika Rani Kardinawati                                                                         Ponorogo
  1. k.       Mubtadiat

Gedung Khodijah Kamar I                          

  1. Ustd. Budi Hartini, A.Md.T                                                                         Ponorogo
  2. Ustd. Suprapti                                                                                                 Ponorogo
  3. Ustd. Ika Rani Kardianawati                                                                       Ponorogo
  4. Ustd. Aufia Aisya                                                                                            Trenggalek
  5. Ustd. Dewi Ayu Sri Purnama Sari                                                             Lamongan
  1. l.        TKIA

Gedung Reformasi lantai I Timur

  1. Ustd. Sri Yuliani                                                                                               Lampung
  2. Ustd. Nur Hasanah                                                                                        Gresik
  3. Ustd. Siti Sholehah                                                                                        Ponorogo
  4. Ustd. Indriatin                                                                                                 Ponorogo
  5. Ustd. Siti Halimah                                                                                           Ponorogo
  6. Ustd. Katini Ningsih                                                                                       Ponorogo
  7. Ustd. Ismi Hanifah                                                                                         Banten
  8. Ustd. Fitriyah                                                                                                   Ponorogo
  9. Ustd. Riani Novianti                                                                                      Sukabumi
  10. Ustd. Yulista Awalul Rahma                                                                       Ponorogo
  11. Ustd. Nurhayanti                                                                                           Ponorogo

 

 

  1. m.    Pengajar Jami’atul-
    1. Ustd. Sholihah Dwi Rahayu                                                                        Ponorogo

 

  1. n.      Pembimbing Qurraa’Al-Qur’an Mubtadiat
    1. Ustd. Lusi Andrayani, S.Sos.I                                                                        Jakarta
      1. Ustd. Aniswatun handayani, S.Pd.I                                                           Ponorogo
      2. Ustd. Intan Shofiatun Rinjani                                                                       Jambi

 

  1. o.      Pembimbing Konsulat

a)      Ponorogo

  1. Ustd. Tri Muryanti                                                                                         Ponorogo
  2. Ustd. Siti Aminah                                                                                           Ponorogo
  3. Ustd. Umi Masyalakah                                                                                 Ponorogo

b)      Aceh dan Sumatra Utara

  1. Ustd. Haflina                                                                                                    Aceh

c)       Padang, Jambi, Riau dan Sekitarnya

  1. Ustd. Sukatin                                                                                                   Ponorogo

d)      Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu dan Bangka

  1. Ustd. Sri Yuliani                                                                                               Lampung
  2. Ustd. Puspita Ristanti                                                                                   Lampung
  3. Ustd. Wiwik Prasetyaningsih                                                                     Palembang
  4. Ustd. Uni Mahmudah                                                                                  Bengkulu

e)      Jakarta

  1. Ustd. Dara Erna                                                                                               Jakarta
  2. Ustd. Khoirun Nisa’                                                                                       Jakarta

f)       Kars

  1. Ustd. Ismi Hanifah                                                                                         Banten
  2. Ustd. Ningsih Trihartini                                                                                Serang

g)      Priangan

  1. Ustd. Riani Novianti                                                                                      Sukabumi
  2. Ustd. Santi Setiawati                                                                                    Cianjur

h)      Jawa Tengah

  1. Ustd. Dewi ayu Sri Purnamasari                                                               Lamongan

i)        Jawa Timur

  1. Ustd. Nur Hasanah                                                                                        Gresik
  2. Ustd. Siti Rohmaturrosyidah Ratnawati                                                Ponorogo
  3. Ustd. Naini Dwi Rahmawati                                                                       Trenggalek
  4. Ustd. Barozatul Fajrin                                                                                   Blitar

j)        INTIM

  1. Ustd. Nur Cahyanti                                                                                        Kalimantan
  2. Ustd. Salwatia Rahmah Jibran                                                                   Bau-Bau
  3. Ustd. Nur Hayati                                                                                             Ambon
  4. Ustd. Nur Cahyanti                                                                                        Pangkalabu

KONDISI RIIL PONDOK MODERN ARRISALAH PROGRAM INTERNASIONAL

  1. Jumlah  Santri-Santriwati  Kulliyatu-l-Mu’allimin  wa-l-Mu’allimat Al-Islamiyah Tiap Kelas

No

KELAS

PUTRA

PER-PRD

PUTRI

PER-PRD

JUMLAH

KLS

PRD

1.

I INT

30

65

17

37

47

102

2.

I B

35

20

55

3.

I Exp IN

24

40

12

21

36

61

4.

I Exp

16

9

25

5.

II INT

28

49

13

26

41

75

6.

II B

21

13

34

7.

III INT

29

52

20

34

49

86

8.

III B

23

14

37

9.

III ExpI INT

29

47

13

27

42

74

10.

III Exp B

18

14

32

11.

IV INT

26

42

8

20

34

62

12.

IV B

16

12

28

13.

V INT

24

56

21

45

45

101

14.

V B

15

24

39

15.

V C

17

0

17

16.

VI INT

30

84

25

51

55

135

17.

VI B

30

26

56

18.

VI C

24

0

24

JUMLAH

435

435

261

261

696

696

 

  1. Jumlah  Santri-Santriwati  Kulliyatu-l-Mu’btadiin  wa-l-Mubtadiat Al-Islamiyah Putra putri mencapai 175 siswa.
  2. Jumlah  Santri-Santriwati  Taman Kanak-kanak Islam Arrisalah Putra putri mencapai 98 siswa.
  3. Data penyebaran kelanjutan studi alumni Arrisalah

NO

NEGARA

JUMLAH ALUMNI

1

Al-Azhar University Cairo Mesir

74 orang

2

Universitas Nasional Libia

5 orang

3

Hadramaut Yaman

7 orang

4

Universitas Antar Bangsa Malaysia

5 orang

5

Yordania

2 orang

6

Brunei Darussalam

3 orang

7

Qatar

2 orang

  1. Data Alumni Yang Sudah Mendirikan/Memegang Lembaga Atau Yayasan

NO

NAMA

JENIS LEMBAGA

DAERAH

1.

Kiai Hasmiyuna (ALM) dan

Kiai Amrullah Arsyad

Pondok Modern Arrisalah Calang Aceh Jaya
2. KH. Zamzam Pondok Modern Tasikmalaya

3.

Kiai Imam Tantowi Lembaga Pendidikan Terpadu Batam

4.

Ust. Abdul Mu’in Madrasah Tsanawiyah Bengkalis

5.

Ust. Suraji Madrasah Tsanawiyah Bengkalis

6.

KH. Shofwatillah Penulisan Qur’an Raksasa Palembang

7.

Ust. Syayid Husein Pondok Pesantren Lampung

8.

Ust. Faisal Nasution Pondok Pesantren Tasikmalaya

9.

Ust. Cece Kurniawan Pondok Modern Kuningan

10.

Ust. Asep Hidayatullah Pondok Pesantren Tasikmalaya

11.

Ust. Sudar Hifdzi Pondok Pesantren Sukabumi

12.

Ust. Ghofur Imor Biro Perjalanan Haji Jakarta

13.

Kiai Aminuddin Pondok Modern Minhajul Muna Ngrayun Ponorogo

14.

Kiai Ladianto Pondok Modern Slahung Ponorogo

15.

Kiai Halim Pondok Modern Pacitan

16.

Ust. Abdullah Ubaid Pondok Pesantren Jombang

17.

K.H. Muhsin Hidayat SDI Terpadu Al-Falah Surabaya

18.

Kiai Abdul Hamid Panti Asuhan Yatim Piatu Blitar

19.

Kiai Rosyidin Ismail Pondok Modern Flores

20.

Kiai M. Kamiluddin Pondok Pesantren Sulawesi Selatan

21.

Ust. Iqdam Muslihuddin Biro Perjalanan Umrah dan Haji Mekkah Saudi

Serta berbagai belahan dunia yang belum terdaftar secara resmi di bank data PM Arrisalah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA

YAYASAN PESANTREN PROGRAM INTERNASIONAL

PONDOK MODERN ARRISALAH

PONOROGO JAWA TIMUR INDONESIA

 

Pasal 1

Nama, Identitas dan Tempat Kedudukan.

Yayasan ini bernama : Yayasan Pesantren Program Internasional Pondok Modern Arrisalah berkedudukan di Desa Gundik Kec. Slahung Kab. Ponorogo Jawa Timur Indonesia.

Beraqidah : Islamiyah (Ahli sunnah wal jama’ah) yang bersumber Al-Qur’an dan Hadits

Yayasan ini didirikan pada tanggal 26 Pebruari 1985 untuk waktu yang tidak ditentukan dan apabila dipandang perlu dapat mendirikan cabang-cabang di tempat lain.

Pasal 2

Azas

Yayasan ini berdasarkan Pancasila dan UUD 45

 

Pasal 3

Tujuan

Yayasan ini bertujuan :

  1. Memelihara, menyempurnakan dan menambah segala harta benda milik Pondok Modern Arrisalah baik yang berupa harta tak bergerak seperti tanah dan bangunan-bangunan, maupun yang bergerak seperti segala peralatan/perlengkapan seluruhnya, agar dapat mencapai tujuan Pondok Modern secara utuh.
  2. Melanjutkan dan menyempurnakan segala daya  upaya dan usaha agar Pondok Modern terlaksana menjadi Lembaga Pendidikan Islam Internasional dan berarti besar bagi masyarakat seluruh dunia, yang menjadi sumber ilmu pengetahuan agama Islam, bahasa Al-Qur’an/bahasa Arab, ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap berjiwa Pondok.

 

Pasal 4

Usaha, Modal dan Kekayaan

  1. Untuk melaksanakan azas dan tujuan tersebut diatas, Yayasan ini akan melakukan segala usaha dan daya yang baik dan tidak bertentangan dengan peraturan Negara dan ketentuan-ketentuan Agama Islam.
  2. Modal pertama Yayasan ini berupa uang tunai sebesar Rp. 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah)
  3. Modal dan/atau kekayaan lain yang diperoleh dari :
  4. Bantuan yang tidak mengikat serta halal menurut ketentuan-ketentuan dalam hukum Agama Islam, baik yang didapat dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan partikelir, negara donor, para dermawan, maupun yang diperoleh dari zakat atau wakaf-wakaf.
  5. Usaha lain yang sah dan tidak bertentangan dengan azas dan tujuan Yayasan ini

 

Pasal 5

Pengurus

  1. Yayasan ini diurus oleh Dewan Pengurus Pleno yang terdiri dari sedikit-dikitnya :
  2. Ketua
  3. Wakil ketua
  4. Sekretaris I
  5. Sekretaris II
  6. Bendahara I
  7. Bendahara II
  8. Anggauta-anggauta ;

dan jika dianggap perlu Dewan Pengurus mengangkat Pelindung dan/atau Penasehat.

  1. Apabila terdapat lowongan di dalam pengurus dan/atau menambah jumlah anggauta Pengurus maka pengisiannya dan/atau penambahannya ditentukan oleh pengurus dengan persetujuan dari hasil rapat Dewan Pleno Pengurus.
  2. Bila perlu, pengurus dapat menunjuk/mengangkat pembantu-pembantu dalam melakukan tugasnya.
  3. Dewan pengurus Pleno mewakili yayasan didalam dan diluar Pengadilan. Sedang ketua dan wakil ketua bersama sekretaris I atau Sekretaris II dan bendahara I atau Bendahara II mewakili Pengurus Pleno didalam hal-hal itu.

Pasal 6

Hilangnya Keanggautaan Pengurus

Anggauta Pengurus akan hilang hak keanggautaannya, karena :

  1. Meninggal dunia
  2. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri; dan
  3. Diberhentikan sebab dianggap merugikan yayasan atau keputusan Dewan Pengurus.

Pasal 7

Rapat-Rapat

  1. Tiap triwulan sekali dan setiap waktu bilamana dianggap perlu dapat dilaksanakan rapat pengurus.
  2. Dalam tiap-tiap rapat anggauta Pengurus mempunyai hak satu suara.
  3. Tiap-tiap tahun sebelum tanggal lima belas Januari diadakan rapat tahunan pengurus pleno dan disampaikan didalamnya :
  4. laporan pekerjaan pada umumnya dalam tahun yang lampau.
  5. Laporan keuangan yayasan dalam tahun yang lampau.
  6. Rencana pekerjaan serta anggaran belanja tahun  berikutnya.
    1. Segala keputusan rapat yayasan diambil atas dasar suara yang terbanyak.
    2. Jika dalam pemungutan suara sama banyaknya, maka diadakan pemungutan suara yang kedua kali, dan apabila dalam pemungutan suara yang kedua kali itu tetap terdapat suara yang sama banyaknya, maka persoalan/masalah tersebut diambil kebijaksanaan bersama dan/atau ditunda dalam rapat mendatang untuk diolah kemudian yang kemudian diambil keputusan.

Pasal 8

  1. Uang dan surat-surat berharga milik yayasan disimpan oleh pengurus dengan cara sebaik-baiknya.
  2. Tiap triwulan sekali, pengurus diharuskan memeriksa keadaan kas dan mencocokkan dengan keadaan buku-buku.
  3. Untuk melaksanakan pemeriksaan kas tadi, maka anggauta-anggauta pengurus diharuskan datang.

Pasal 9

Perubahan Anggaran Dasar

Perubahan anggaran dasar dilakukan dengan mengadakan rapat pengurus Pleno yang khusus.

 

Pasal 10

Pembubaran Yayasan

Pembubaran yayasan ini dapat dilakukan dengan persetujuan dari 2/3 (dua pertiga) anggauta pengurus.

 

Pasal 11

Anggaran Rumah Tangga

Peraturan-peraturan untuk mengatur rumah tangga yayasan ini akan dicantumkan dalam Anggaran Rumah Tangga yayasan yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

Pasal 12

Lain-Lain

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ataupun Anggaran Rumah Tangga akan diputuskan oleh pengurus.

 

Pasal 13

Mengenai akte ini dengan segala akibatnya dan pelaksanaannya para penghadap memilih tempat tinggal tetap, dan semuanya di kantor Panitera Pengadilan Negeri Kabupaten Ponorogo.

Perencanaan  Penghijauan Di Dalam Kampus

Perencanaan  Penghijauan Di Luar Kampus

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

KMI Remaja Putra

Wisudawan KMI Putra 2007-2008

Jama’ah Shalat Jum’at

Praktek Mengajar

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI

Ujian Tulis KMI Putra

Lomba Fighting di PERSITA CUP

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

KMI Remaja Putra

Tausiyah Pimp Pondok Setelah Tarawih

Pergantian Pengurus Organisasi Pelajar Pa

Praktek Manasik Haji

Lomba Pidato 3 Bahasa

Alfana Nada Drumb Band Club

Jabat-tangan Setelah Shalat ’Id

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

KMI Remaja Putri

Wisudawan KMI Putri 2007-2008

Ujian Tulis

Pergantian Pengurus Organisasi Pelajar Pi

Upacara Peringatan Kemerdekaan RI

Seminar Dengan POLRI

Lab Komputer KMI Putri

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

KMI KECIL (Mubtadiin/At)

Wisudawan/ti KMI Kecil Pa-Pi 2007-2008

Pelatihan Mengajar Ceria Guru TKIA

Jambore di Arrisalah

Peserta Jambore Pi

Santri-Santriwati TKIA Upacara Bendera

Santriwati KMI Kecil Lomba Baris-berbaris

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

PERKEBUNAN KAMPUS PUTRA

Perkebunan Akasia dan Jati Dpn Gd. Konsorsium

Perkebunan Akasia dan Jati Dpn Kantor KMI Pa

Jalan sekolah sejuk diantara Akasia dan Jati

Kelas KMI berhalaman sejuknya pepohonan

Perkebunan pisang

Salah satu perkebunan Mente

DOKUMENTASI KEGIATAN

Pondok Modern Arrisalah Program Internasional

PERKEBUNAN KAMPUS PUTRI

Perkebunan mente samping kolam kampus putri

Rimbunnya pepohonan samping lap olahraga

Jalan sejuk menuju sekolah

Lorong sekolah yang dingin

Salah satu perkebunan akasia magnium

Salah halaman sekolah putri yang sejuk

About these ads

About CakTip

Pelayan santri-santriwati Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Kota-Santri Slahung Ponorogo Jawa-Timur Indonesia K. Post 63463. Lahir di Segodorejo Sumobito Jombang JATIM di penghujung Ramadhan 1395 H. Pernah bantu-bantu di IPNU Sumobito Jombang, IPM SMA Muh 1 Jombang, beberapa LSM, karya ilmiah, teater, dll. Lagi demen-demenya sama design grafis (corel). Sekarang lagi ngarit rumput hidayah di lapangan perjuangan PM Arrisalah. Sekali waktu chekout ke beberapa tempat yang bikin penasaran untuk nambah ilmu. Duh Gusti! Nyuwun Husnu-l-Khatimah!

Posted on 19 April 2012, in Dokumen, PM Arrisalah. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. ARRISALAH KU JANGAN PANTANG MENYERAH. ALUMNI REFORMASI 99. TANGERANG.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.121 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: